🔥 Popular | Latest

Dilansir Kompas, Menurut surat dakwaan Departemen Kehakiman Hukum Amerika Serikat, Marcus Hutchins didakwa membantu untuk menciptakan, menyebar, dan memelihara virus perbankan bernama “Kronos” dari 2014 hingga 2015. . Kronos tersebar melalui e-mail dengan sisipan alias attachment berbahaya dalam bentuk dokumen Microsoft Word. Ketika target terpancing, Kronos bisa membobol password akun internat banking sang target dan mencuri duit di dalamnya. . Mendengar hal ini, Ibu dari Marcus Hutchins, Janet Hutchins, tak percaya anaknya terlibat dalam upaya kriminal berhubungan dengan peretasan. Sebab, Marcus Hutchins dikenal sebagai sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk melawan malware dan aksi peretasan. . Sementara itu, FBI masih bersikeras bahwa Marcus Hutchins patut diduga sebagai dalang dari Malware lawas tersebut. FBI mengklaim mereka tak mungkin salah tangkap. . infia infiatech marcushutchins wannacry wannacrytools cyber cybercrime fbi: techno VOULDT DOVNLOAD A BEAR Hurley)t Marcus Hutchins, peneliti keamanan siber asal Inggris yang kemarin menemukan tools pembunuh "WannaCry", kini ditangkap FBI karena diduga terlibat pembuatan malware berbahaya lainnya. Foto: EvenningStandard Dilansir Kompas, Menurut surat dakwaan Departemen Kehakiman Hukum Amerika Serikat, Marcus Hutchins didakwa membantu untuk menciptakan, menyebar, dan memelihara virus perbankan bernama “Kronos” dari 2014 hingga 2015. . Kronos tersebar melalui e-mail dengan sisipan alias attachment berbahaya dalam bentuk dokumen Microsoft Word. Ketika target terpancing, Kronos bisa membobol password akun internat banking sang target dan mencuri duit di dalamnya. . Mendengar hal ini, Ibu dari Marcus Hutchins, Janet Hutchins, tak percaya anaknya terlibat dalam upaya kriminal berhubungan dengan peretasan. Sebab, Marcus Hutchins dikenal sebagai sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk melawan malware dan aksi peretasan. . Sementara itu, FBI masih bersikeras bahwa Marcus Hutchins patut diduga sebagai dalang dari Malware lawas tersebut. FBI mengklaim mereka tak mungkin salah tangkap. . infia infiatech marcushutchins wannacry wannacrytools cyber cybercrime fbi

Dilansir Kompas, Menurut surat dakwaan Departemen Kehakiman Hukum Amerika Serikat, Marcus Hutchins didakwa membantu untuk menciptakan, me...

Save
Liz mengenakan dress yang membuat lekuk tubuh indahnya terlihat jelas. Selain itu belahan payudarnya sedikit tampak. Meski berusia setengah abad lebih, Liz Hurley justru seperti wanita berusia 20 tahun-an, diwartakan Dailymail. . Penampilan Liz Hurley membuat netizen terkagum-kagum. Beberapa dari mereka menyebut, Liz seolah sukses menghentikan waktu karena penampilannya terlihat awet muda. . "sampai sekarang, aku tidak menyangka dia berusia 52 tahun. Dia sangat menakjubkan. Ia seperti menghentikan waktu agar dirinya terlihat muda," ungkap salah seorang netizen mengomentari penampilan Liz Hurley. infia infiashowbiz lizhurley elizabethhurley: in fi ow Super model dunia, Elizabeth Hurley atau akrab dikenal dengan nama Liz Hurley, tahun ini mengijak usia 52 tahun. Berusia lebih dari setegah abad, Liz membuat netizen kagum. Bahkan, Beberapa dari mereka menyebut Liz seolah bisa menghentikan waktu agar terlihat awet muda selebriti Foto: pinterest.com Liz mengenakan dress yang membuat lekuk tubuh indahnya terlihat jelas. Selain itu belahan payudarnya sedikit tampak. Meski berusia setengah abad lebih, Liz Hurley justru seperti wanita berusia 20 tahun-an, diwartakan Dailymail. . Penampilan Liz Hurley membuat netizen terkagum-kagum. Beberapa dari mereka menyebut, Liz seolah sukses menghentikan waktu karena penampilannya terlihat awet muda. . "sampai sekarang, aku tidak menyangka dia berusia 52 tahun. Dia sangat menakjubkan. Ia seperti menghentikan waktu agar dirinya terlihat muda," ungkap salah seorang netizen mengomentari penampilan Liz Hurley. infia infiashowbiz lizhurley elizabethhurley

Liz mengenakan dress yang membuat lekuk tubuh indahnya terlihat jelas. Selain itu belahan payudarnya sedikit tampak. Meski berusia seteng...

Save
Serangan ransomware WannaCry menjadi momok di dunia maya belakangan ini, namun seorang pemuda berusia 22 tahun ini mengklaim mampu menjinakan program jahat tersebut. Pria tersebut bernama Marcus Hutchins. Dilansir Telegraph, Marcus menghentikan serangan ransomware secara tidak sengaja dengan memicu 'kill switch'. Pemuda ini hanya memerlukan waktu beberapa jam untuk menghentikan serangan tersebut. Ia bekerja dengan Government Communications Headquarters (GCHQ) di Inggris untuk mencegah perangkat lunak berbahaya yang baru. Marcus dipercaya telah menyetop serangan dari ruangan kecilnya di rumah orangtuanya. Baru-baru ini, gambar yang beredar di internet menampilkan IT hub yang ia buat sendiri, kotak pizza, permainan video dan server komputer Gambar lainnya menampilkan bahwa ia tidak pergi ke universitas di Las Vegas sebagai bagian dari perjalanannya ke DEFCON, sebuah event tahunan terbesar dunia tentang hacker internet. Kurtis baron, pendiri Fidus Information Security yang melakukan perjalanan dengan Hutchins ke Las Vegas tahun lalu mengatakan bahwa temannya itu melakukan pekerjaannya saat menyetop serangan. Berbicara kepada Telegraph, ia mengatakan bahwa dirinya mengenal Marcus Hutchins sejak lama. Menurutnya, ini bukan sekedar pekerjaan baginya, namun lebih merupakah gairah yang ia dapatkan untuk mendapatkan bayaran. Sumber: http:-m.okezone.com: Hurley Marcus Hutchin Nama penakluk Ransomware wannaeru Serangan ransomware WannaCry menjadi momok di dunia maya belakangan ini, namun seorang pemuda berusia 22 tahun ini mengklaim mampu menjinakan program jahat tersebut. Pria tersebut bernama Marcus Hutchins. Dilansir Telegraph, Marcus menghentikan serangan ransomware secara tidak sengaja dengan memicu 'kill switch'. Pemuda ini hanya memerlukan waktu beberapa jam untuk menghentikan serangan tersebut. Ia bekerja dengan Government Communications Headquarters (GCHQ) di Inggris untuk mencegah perangkat lunak berbahaya yang baru. Marcus dipercaya telah menyetop serangan dari ruangan kecilnya di rumah orangtuanya. Baru-baru ini, gambar yang beredar di internet menampilkan IT hub yang ia buat sendiri, kotak pizza, permainan video dan server komputer Gambar lainnya menampilkan bahwa ia tidak pergi ke universitas di Las Vegas sebagai bagian dari perjalanannya ke DEFCON, sebuah event tahunan terbesar dunia tentang hacker internet. Kurtis baron, pendiri Fidus Information Security yang melakukan perjalanan dengan Hutchins ke Las Vegas tahun lalu mengatakan bahwa temannya itu melakukan pekerjaannya saat menyetop serangan. Berbicara kepada Telegraph, ia mengatakan bahwa dirinya mengenal Marcus Hutchins sejak lama. Menurutnya, ini bukan sekedar pekerjaan baginya, namun lebih merupakah gairah yang ia dapatkan untuk mendapatkan bayaran. Sumber: http:-m.okezone.com

Serangan ransomware WannaCry menjadi momok di dunia maya belakangan ini, namun seorang pemuda berusia 22 tahun ini mengklaim mampu menjin...

Save