🔥 Popular | Latest

HUMANDoD Donald Henry Pee Wee Gaskins, lahir pada 13 Maret 1933 di Desa Florent, South Carolina. Saat dewasa, Gaskins yang bertubuh kecil sering menjadi korban penyiksaan di penjara. Ia adalah seorang yang miskin dan kriminal bahkan membunuh Gaskins melakukan pembunuhan pertamanya saat pertama masuk penjara pada 1953. Ketika dia menebas tenggorokan seseorang yang bernama Hazel Brazell. Gaskins mengakui dia melakukan pembunuhan ini agar dia mendapat nama diantara temannya sesama kriminal. Dia pun dihukum selama 3 tahun untuk pembunuhan itu. Gaskins kabur, namun kembali ditangkap dan dibebaskan pada Agustus 1961 Setelah dibebaskan, Gaskins kemudian menikah. Tetapi 2 tahun sejak kebebasannya, dia justru berulah kembali dengan memperkosa gadis berumur 12 tahun. Dia ditangkap lagi di Georgia selama 8 tahun dan dibebaskan pada November 1968 Pada November 1970, Gaskins kembali melakukan pembunuhan serius pertamanya, orang yang dikenalnya dibunuh untuk alasan personal. Korban pertamanya adalah sepupu dan temannya sendiri. Mereka dibunuh karena telah menghina dan melecehkan Gaskins Gaskins ditangkap pada 14 November 1975 dan satu tahun kemudian ia dijatuhi hukuman seumur hidup Pada 12 September 1982, dia melakukan pembunuhan lagi sejak dia menyandang sebutan "orang tersadis di Amerika", ketika sedang di penjara dalam pengawasan tinggi. Gaskins pun melakukan pembantaian di penjara. Ia disewa untuk membunuh tahanan lain dengan meledakkan radio melalui bom yang telah terpasang sebagai komunikasi saat itu pada tahanan tersebut Saat menjelang akhir, Gaskins menceritakan kisah hidupnya pada wartawan bernama Wilton Earlie. Gaskins mengaku telah melakukan 110 pembunuhan Pada 6 September 1991, Gaskins dieksekusi dengan kursi listrik dan kata-kata terakhirnya adalah "aku mengijinkan pengacaraku berbicara denganku, aku siap untuk pergi" Sumber: http:-www.jurukunci.net: DARK SIDE OF DIMENSION Pee Wee Gaskin Pembunuh Paling Sadis dalam Sejarah HUMANDoD Donald Henry Pee Wee Gaskins, lahir pada 13 Maret 1933 di Desa Florent, South Carolina. Saat dewasa, Gaskins yang bertubuh kecil sering menjadi korban penyiksaan di penjara. Ia adalah seorang yang miskin dan kriminal bahkan membunuh Gaskins melakukan pembunuhan pertamanya saat pertama masuk penjara pada 1953. Ketika dia menebas tenggorokan seseorang yang bernama Hazel Brazell. Gaskins mengakui dia melakukan pembunuhan ini agar dia mendapat nama diantara temannya sesama kriminal. Dia pun dihukum selama 3 tahun untuk pembunuhan itu. Gaskins kabur, namun kembali ditangkap dan dibebaskan pada Agustus 1961 Setelah dibebaskan, Gaskins kemudian menikah. Tetapi 2 tahun sejak kebebasannya, dia justru berulah kembali dengan memperkosa gadis berumur 12 tahun. Dia ditangkap lagi di Georgia selama 8 tahun dan dibebaskan pada November 1968 Pada November 1970, Gaskins kembali melakukan pembunuhan serius pertamanya, orang yang dikenalnya dibunuh untuk alasan personal. Korban pertamanya adalah sepupu dan temannya sendiri. Mereka dibunuh karena telah menghina dan melecehkan Gaskins Gaskins ditangkap pada 14 November 1975 dan satu tahun kemudian ia dijatuhi hukuman seumur hidup Pada 12 September 1982, dia melakukan pembunuhan lagi sejak dia menyandang sebutan "orang tersadis di Amerika", ketika sedang di penjara dalam pengawasan tinggi. Gaskins pun melakukan pembantaian di penjara. Ia disewa untuk membunuh tahanan lain dengan meledakkan radio melalui bom yang telah terpasang sebagai komunikasi saat itu pada tahanan tersebut Saat menjelang akhir, Gaskins menceritakan kisah hidupnya pada wartawan bernama Wilton Earlie. Gaskins mengaku telah melakukan 110 pembunuhan Pada 6 September 1991, Gaskins dieksekusi dengan kursi listrik dan kata-kata terakhirnya adalah "aku mengijinkan pengacaraku berbicara denganku, aku siap untuk pergi" Sumber: http:-www.jurukunci.net

HUMANDoD Donald Henry Pee Wee Gaskins, lahir pada 13 Maret 1933 di Desa Florent, South Carolina. Saat dewasa, Gaskins yang bertubuh kecil...

Save
73 years ago, Jim "Pee Wee" Martin parachuted into France, behind German enemy lines, in the dark of night ahead of the D-Day invasion. On June 6, 2014, at 93, the WWII veteran jumped into Normandy again, in a full military kit, marking the anniversary of the June 6th Allied troops landing. Before jumping he said, "They are worried about me getting hurt. I said, 'Don't worry about it. If I get hurt or I get killed, what is the difference? I've lived 93 years. I've had a good life.'" veteranscomefirst veterans_us Veterans Usveterans veteransUSA SupportVeterans Politics USA America Patriots Gratitude HonorVets thankvets supportourtroops semperfi USMC USCG USAF Navy Army military godblessourmilitary soldier holdthegovernmentaccountable RememberEveryoneDeployed Usflag StarsandStripes: Just want to show all the people that you don't have to sit and die Just because you get old VETERANS COME FIRST Sgt. Jim "Pee Wee" Martin, 93 73 years ago, Jim "Pee Wee" Martin parachuted into France, behind German enemy lines, in the dark of night ahead of the D-Day invasion. On June 6, 2014, at 93, the WWII veteran jumped into Normandy again, in a full military kit, marking the anniversary of the June 6th Allied troops landing. Before jumping he said, "They are worried about me getting hurt. I said, 'Don't worry about it. If I get hurt or I get killed, what is the difference? I've lived 93 years. I've had a good life.'" veteranscomefirst veterans_us Veterans Usveterans veteransUSA SupportVeterans Politics USA America Patriots Gratitude HonorVets thankvets supportourtroops semperfi USMC USCG USAF Navy Army military godblessourmilitary soldier holdthegovernmentaccountable RememberEveryoneDeployed Usflag StarsandStripes

73 years ago, Jim "Pee Wee" Martin parachuted into France, behind German enemy lines, in the dark of night ahead of the D-Day invasion. O...

Save