🔥 Popular | Latest

Barbie, Memes, and Rosie: Kisah Boneka Barbie yang Jadi Pembongkar Kasus Pembunuhan Rumit Seorang Gadis 6 Tahun HUMANDoD Rosie Tapia, gadis 6 tahun dari Salt Lake City, Amerika Serikat, menjadi korban pembunuhan pada 1995. Sayangnya, pembunuhan tersebut cukup rumit dan belum terungkap hingga kini. Namun, pada minggu ini, polisi kembali mencoba mengungkap pembunuhan tersebut tepat pada ulang tahun Rosie ke-30, seperti diwartakan Daily Mirror pada Rabu (23-1-2019). Dan satu-satunya petunjuk tersisa yang bisa digunakan untuk mengungkap kasus pembunuhan ini adalah sebuah boneka Barbie. Ibu anak sekolah itu, Lewine Tapia, mengatakan boneka itu ada di antara beberapa barang yang tersisa di kuburan putrinya. Sekarang, Koalisi Kasus Dingin Utah mengatakan, dua orang penyelidik yang terhubung dengan kasus tersebut, diduga memiliki fiksasi dengan boneka Barbie. Mainan itu dibawa pulang oleh Lewine, ia menjelaskan bahwa, benda itu bisa menjadi barang yang sangat berarti. Menurut tes DNA, boneka ini sedang diselidiki dari mana asalnya. Salah satu pendiri koalisi yang menyelidiki kasus ini, Karra Porter menjelaskan, "jika ada seseorang yang datang kesana mengetahui siapa yang meninggalkannya disana, mungkin informasi akan diterima. Bahkan mungkin, kami bisa menghemat sumber daya untuk menyelidiki kasus ini," terangnya. Meski demikian, ibunya, Lewine sendiri mengatakan tidak yakin bahwa investigasi ini akan membuahkan hasil. Dia hanya mengatakan bahwa, "Saya berharap Tuhan membiarkan saya hidup sampai kita menemukan orang yang membunuh putri saya." Rosie diculik dari rumahnya pada dini hari 13 Agustus 1995, dan secara brutal mengalami pelecehan seksual. Tubuhnya ditemukan di sebuah kanal beberapa jam kemudian. Tetapi, tidak ada yang pernah dihukum karena pembunuhan yang mengerikan itu belum berhasil terungkap. Satu-satunya benda yang mungkin bisa mengungkap pembunuhan itu hanyalah boneka Barbie yang secara misterius ditinggalkan di kuburannya. Sumber: intisari-online.com

HUMANDoD Rosie Tapia, gadis 6 tahun dari Salt Lake City, Amerika Serikat, menjadi korban pembunuhan pada 1995. Sayangnya, pembunuhan tersebu...

Save
England, Funny, and Parents: " You are now listening to a three-hour-old chick giving its opinion of things in general." yesterdaysprint: mjsloveslave: yesterdaysprint: Good Morning by the Daily Mirror, England, April 4, 1944 England was at WAR and managed to do this? Really?  Good Morning was actually a paper made by the Daily Mirror just for the men serving on submarines! They were made ahead of time by the Mirror staff and bundled up and numbered for each day, and then the four page paper would be given to the men serving on the submarines every evening.  They had human interest stories, comics, puzzles. Happy stuff. Sometimes the journalists would go visit servicemen’s families and get a picture of their wives and kids or parents or pets, and that’d go in the paper too. Then each day there was usually, among other pictures on the back page, an attractive lady and also a funny animal picture. Here’s a good article about it: The sailors sat tensely waiting to die.  Their boat had been blasted by a depth charge, lost all power and sunk to the ocean floor. Knowing they probably had little time left, the men asked if they might read all the as-yet unseen copies of the daily submariners’ paper currently locked in the safe.  The chief petty officers agreed – how could they not? – and ripped open package after package of editions of ‘Good Morning’, which the ship’s company were soon devouring in the gloom.  Suddenly power was restored, the sailors were saved and the boat surfaced, albeit with her messes spilling over with tabloid newsprint. Amongst the Royal Navy submariners, the paper’s importance cannot be overplayed. “The effect on crew morale was significant,” said Royal Navy Submarine Museum archivist George Malcolmson, who has a complete bound set of every edition that rolled off the presses.“The Daily Mirror stepped in just when the service needed it most.

yesterdaysprint: mjsloveslave: yesterdaysprint: Good Morning by the Daily Mirror, England, April 4, 1944 England was at WAR and managed to ...

Save