Suka
Suka

Suka

Yang
Yang

Yang

dans
dans

dans

nya
nya

nya

sama
sama

sama

surat
surat

surat

als
als

als

πŸ€–
πŸ€–

πŸ€–

Quran
Quran

Quran

memes
memes

memes

πŸ”₯ | Latest

Memes, πŸ€–, and Als: DARK SIDE OF DIMENSION Burog yang Misterius GODDoD Kalau dilihat dalam kamus bahasa, maka kita akan menemukan istilah "Buraq" yang diartikan sebagai "binatang kendaraan Nabi Muhammad SAW", dia berbentuk kuda bersayap kiri kanan Sebenarnya "Buraq" itu adalah istilah yang dipakai dalam Al-Qur'an dengan arti "kilat" termuat pada ayat 2-19, 2-20 dan 13-2 dengan istilah aslinya "Barqu" Para sarjana telah melakukan penyelidikan dan berkesimpulan bahwa kilat atau sinar bergerak sejauh 186.000 mil atau 300 kilometer perdetik. Dengan penyelidikan yang memakai sistem paralax, diketahui pula jarak Matahari dari Bumi sekitar 93.000.000 mil dan dilintasi oleh sinar dalam waktu 8 menit Jarak sedemikian besar disebut 1 AU atau satu Astronomical Unit, dipakai sebagai ukuran terkecil dalam menentukan jarak antar benda angkasa. Dan Muntaha itu letaknya di luar sistem Galaksi Bimasakti kita, dimana jarak dari satu galaksi menuju ke galaksi lainnya saja sekitar 170.000 tahun cahaya. Sedangkan Muntaha itu sendiri merupakan Bumi atau planet yang berada dalam galaksi terjauh dari semua galaksi yang ada di ruang angkasa Amatlah janggal jika kita mengatakan bahwa Buraq tersebut dipahami sebagai binatang atau kuda bersayap yang dapat terbang ke angkasa bebas. Karena jika bersayap dengan kecepatan luar biasa di angkasa maka akan terbakar dengan cepat Menurut akal pikiran kita sehari-hari yang tetap tinggal di Bumi, jarak yang demikian jauhnya tidak mungkin dapat dicapai hanya dalam beberapa saat saja. Untuk menerobos garis tengah jagat raya saja memerlukan waktu 10 milyar tahun cahaya melalui galaksi-galaksi yang oleh Garnow disebut sebagai fosil-fosil jagad raya dan selanjutnya menuju alam yang sulit digambarkan jauhnya oleh akal pikiran dan panca indera manusia dengan segala macam peralatannya, karena belum atau bahkan tidak diketahui oleh para astronomi, galaksi yang lebih jauh dari 20 bilyun tahun cahaya Dengan kata lain mereka para astronom tidak dapat melihat apa yang ada dibalik galaksi sejauh itu karena keadaannya benar-benar gelap mutlak Akan dibahas lebih lanjut di Line, karena pembahasan yang panjang. Link line ada di bio-id: @bht6391j Sumber: www.mediametafisika.com
Memes, πŸ€–, and Als: DARK SIDE
 OF DIMENSION
 Burog yang Misterius
GODDoD Kalau dilihat dalam kamus bahasa, maka kita akan menemukan istilah "Buraq" yang diartikan sebagai "binatang kendaraan Nabi Muhammad SAW", dia berbentuk kuda bersayap kiri kanan Sebenarnya "Buraq" itu adalah istilah yang dipakai dalam Al-Qur'an dengan arti "kilat" termuat pada ayat 2-19, 2-20 dan 13-2 dengan istilah aslinya "Barqu" Para sarjana telah melakukan penyelidikan dan berkesimpulan bahwa kilat atau sinar bergerak sejauh 186.000 mil atau 300 kilometer perdetik. Dengan penyelidikan yang memakai sistem paralax, diketahui pula jarak Matahari dari Bumi sekitar 93.000.000 mil dan dilintasi oleh sinar dalam waktu 8 menit Jarak sedemikian besar disebut 1 AU atau satu Astronomical Unit, dipakai sebagai ukuran terkecil dalam menentukan jarak antar benda angkasa. Dan Muntaha itu letaknya di luar sistem Galaksi Bimasakti kita, dimana jarak dari satu galaksi menuju ke galaksi lainnya saja sekitar 170.000 tahun cahaya. Sedangkan Muntaha itu sendiri merupakan Bumi atau planet yang berada dalam galaksi terjauh dari semua galaksi yang ada di ruang angkasa Amatlah janggal jika kita mengatakan bahwa Buraq tersebut dipahami sebagai binatang atau kuda bersayap yang dapat terbang ke angkasa bebas. Karena jika bersayap dengan kecepatan luar biasa di angkasa maka akan terbakar dengan cepat Menurut akal pikiran kita sehari-hari yang tetap tinggal di Bumi, jarak yang demikian jauhnya tidak mungkin dapat dicapai hanya dalam beberapa saat saja. Untuk menerobos garis tengah jagat raya saja memerlukan waktu 10 milyar tahun cahaya melalui galaksi-galaksi yang oleh Garnow disebut sebagai fosil-fosil jagad raya dan selanjutnya menuju alam yang sulit digambarkan jauhnya oleh akal pikiran dan panca indera manusia dengan segala macam peralatannya, karena belum atau bahkan tidak diketahui oleh para astronomi, galaksi yang lebih jauh dari 20 bilyun tahun cahaya Dengan kata lain mereka para astronom tidak dapat melihat apa yang ada dibalik galaksi sejauh itu karena keadaannya benar-benar gelap mutlak Akan dibahas lebih lanjut di Line, karena pembahasan yang panjang. Link line ada di bio-id: @bht6391j Sumber: www.mediametafisika.com

GODDoD Kalau dilihat dalam kamus bahasa, maka kita akan menemukan istilah "Buraq" yang diartikan sebagai "binatang kendaraan Nabi Muhammad S...

Memes, πŸ€–, and Als: ummu Saad Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur'an Tahukah Anda, Al-Quran diturunkan dengan 7 macam cara baca atau dikenal dengan Qiraat Sab’ah (qiraat tujuh). Disebut Qiraat Tujuh karena ada tujuh Imam Qiraat yang terkenal. Masing-masing memiliki langgam bacaan tersendiri. Tiap Imam Qiraat memiliki dua orang murid yang bertindak sebagai perawi (periwayat). Tiap perawi tersebut juga memiliki perbedaan dalam cara membaca Al-Quran sehingga ada empat belas cara membaca Al-Quran yang masyhur. Apa yang kita baca dan terkenal di masyarakat kita adalah bacaan riwayat Hafs dari Ashim. Menghafalkan Al-Quran dengan satu riwayat saja bukanlah perkara mudah. Tak banyak orang yang memiliki tekad dan mampu konsisten menjaga semangat sampai berhasil menghafalkan Alquran sempurna 30 juz Menghafalkan Kitabullah ini butuh ketekunan. Kita bisa lihat mereka yang memulai menghafal Al-Quran. Pertama-tama menghafal beberapa ayat kemudian terkumpul menjadi satu surat. Ayat dan surat yang telah dihafal terus diulang-ulang sambil menambah hafalan yang baru. Keadaan tersebut terus berulang hingga beberapa bulan atau tahun ke depan. Wajar kalau penghafal Alquran begitu dihargai. Itu baru proses menghafalkan satu riwayat, bagaimana kalau lebih dari satu riwayat? Tentu lebih sulit lagi. Ada seorang wanita, namanya Ummu as-Saad binti Muhammad Ali Najm. Ia adalah seorang ulama wanita penghafal 10 riwayat bacaan Al-Quran. Seorang wanita di zaman modern ini yang sangat terkenal di bidang qiraat. Ummu Saad dilahirkan pada 11 Juli 1925 di Desa Bandariyah, sebuah desa yang terletak di utara Kota Kairo, Mesir. Ia kehilangan penglihatannya di usia muda. Keluarganya berusaha mengobati matanya dengan pengobatan tradisional yang dikenal di daerah tersebut. Namun sayang, upaya mereka malah membuat Ummu Saad buta total. Ia dibesarkan dan dihibur hatinya dengan Al-Quran yang menyejukkan hati. Al-Quran yang mulia akan mewarisi kemuliaan untuk mereka. Umur 15 tahun, Ummu Saad berhasil mengkhatamkan hafalannya. Selanjutnya, Ummu Saad tinggal di Kota Iskandariyah, Mesir. Simak Kisah Lengkapnya di Line Kita (link di bio- id: @bht6391j)
Memes, πŸ€–, and Als: ummu Saad
 Nenek Penjaga
 Wahyu Al-Qur'an
Tahukah Anda, Al-Quran diturunkan dengan 7 macam cara baca atau dikenal dengan Qiraat Sab’ah (qiraat tujuh). Disebut Qiraat Tujuh karena ada tujuh Imam Qiraat yang terkenal. Masing-masing memiliki langgam bacaan tersendiri. Tiap Imam Qiraat memiliki dua orang murid yang bertindak sebagai perawi (periwayat). Tiap perawi tersebut juga memiliki perbedaan dalam cara membaca Al-Quran sehingga ada empat belas cara membaca Al-Quran yang masyhur. Apa yang kita baca dan terkenal di masyarakat kita adalah bacaan riwayat Hafs dari Ashim. Menghafalkan Al-Quran dengan satu riwayat saja bukanlah perkara mudah. Tak banyak orang yang memiliki tekad dan mampu konsisten menjaga semangat sampai berhasil menghafalkan Alquran sempurna 30 juz Menghafalkan Kitabullah ini butuh ketekunan. Kita bisa lihat mereka yang memulai menghafal Al-Quran. Pertama-tama menghafal beberapa ayat kemudian terkumpul menjadi satu surat. Ayat dan surat yang telah dihafal terus diulang-ulang sambil menambah hafalan yang baru. Keadaan tersebut terus berulang hingga beberapa bulan atau tahun ke depan. Wajar kalau penghafal Alquran begitu dihargai. Itu baru proses menghafalkan satu riwayat, bagaimana kalau lebih dari satu riwayat? Tentu lebih sulit lagi. Ada seorang wanita, namanya Ummu as-Saad binti Muhammad Ali Najm. Ia adalah seorang ulama wanita penghafal 10 riwayat bacaan Al-Quran. Seorang wanita di zaman modern ini yang sangat terkenal di bidang qiraat. Ummu Saad dilahirkan pada 11 Juli 1925 di Desa Bandariyah, sebuah desa yang terletak di utara Kota Kairo, Mesir. Ia kehilangan penglihatannya di usia muda. Keluarganya berusaha mengobati matanya dengan pengobatan tradisional yang dikenal di daerah tersebut. Namun sayang, upaya mereka malah membuat Ummu Saad buta total. Ia dibesarkan dan dihibur hatinya dengan Al-Quran yang menyejukkan hati. Al-Quran yang mulia akan mewarisi kemuliaan untuk mereka. Umur 15 tahun, Ummu Saad berhasil mengkhatamkan hafalannya. Selanjutnya, Ummu Saad tinggal di Kota Iskandariyah, Mesir. Simak Kisah Lengkapnya di Line Kita (link di bio- id: @bht6391j)

Tahukah Anda, Al-Quran diturunkan dengan 7 macam cara baca atau dikenal dengan Qiraat Sab’ah (qiraat tujuh). Disebut Qiraat Tujuh karena ada...

Memes, Sang, and Quran: EDIMEN Mushaf Al Quran Tertua dari Masa Rasulullah Ada di inggris Sudah seabad lamanya manuskrip berhuruf Arab tersimpan di perpustakaan University of Birmingham, Inggris. Naskah kuno yang ternyata adalah bagian dari Alquran itu awalnya sama sekali tak disadari keberadaannya. Naskah kuno tersebut adalah bagian dari Mingana Collection, yang terdiri atas 3.000 dokumen dari Timur Tengah yang dikumpulkan oleh Alphonse Mingana, seorang Imam Kasdim (Chaldeans) yang lahir dekat Mosul, Irak pada 1920-an. Upayanya mengumpulkan naskah-naskah kuno di Timur Tengah disponsori oleh Edward Cadbury, jutawan yang menjadi bagian dari dinasti pembuat cokelat terkenal dunia. Hingga suatu hari, seorang peneliti doktoral atau PhD menelaah lebih dekat laman-laman dalam manuskrip tersebut, ia memutuskan untuk melakukan uji penanggalan radiokarbon (radiocarbon dating). Tak disangka, hasilnya amat mencengangkan. Uji penanggalan radiokarbon mengungkap, naskah kuno tersebut setidaknya berusia 1.370 tahun, menjadikannya salah satu Alquran versi paling awal. Manuskrip tersebut ditulis dengan huruf Hijazi, versi awal huruf Arab. Direktur koleksi khusus University of Birmingham, Susan Worrall mengatakan, para peneliti sama sekali tak mengira usia naskah Alquran tersebut begitu sepuh. Bahkan β€˜dalam impian terliar’ mereka sekalipun. Uji radiokarbon, yang dilakukan Oxford University Radiocarbon Accelerator Unit menguak, fragmen β€” yang ditulis di atas lembaran kulit domba atau sapi, adalah salah satu teks tertua Alquran yang selamat dari perubahan zaman. Profesor Thomas mengatakan, berdasarkan data penanggalan radiokarbon, dimungkinkan orang yang menulis naskah tersebut hidup di masa yang sama dengan Rasulullah. Sang profesor menambahkan, di masa itu, sejumlah ayat-ayat Alquran ditulis di perkamen, batu, daun lontar, dan tulang belikat unta, hingga akhirnya dibukukan dalam versi final yang rampung disusun pada tahun 650 Masehi. Sementara itu, Dr Muhammad Isa Waley, kurator naskah serupa di British Library mengatakan, β€œnaskah 2 lembar tersebut, yang ditulis tangan dengan huruf Hijazi yang indah, hampir bisa dipastikan berasal dari masa 3 khalifah: Abu Bakar, Umar bin Khatab, dan Usman bin Affan.” Antara tahun 632 dan 656. Sumber: https:-solosoloku.com
Memes, Sang, and Quran: EDIMEN
 Mushaf Al Quran
 Tertua
 dari Masa Rasulullah
 Ada di inggris
Sudah seabad lamanya manuskrip berhuruf Arab tersimpan di perpustakaan University of Birmingham, Inggris. Naskah kuno yang ternyata adalah bagian dari Alquran itu awalnya sama sekali tak disadari keberadaannya. Naskah kuno tersebut adalah bagian dari Mingana Collection, yang terdiri atas 3.000 dokumen dari Timur Tengah yang dikumpulkan oleh Alphonse Mingana, seorang Imam Kasdim (Chaldeans) yang lahir dekat Mosul, Irak pada 1920-an. Upayanya mengumpulkan naskah-naskah kuno di Timur Tengah disponsori oleh Edward Cadbury, jutawan yang menjadi bagian dari dinasti pembuat cokelat terkenal dunia. Hingga suatu hari, seorang peneliti doktoral atau PhD menelaah lebih dekat laman-laman dalam manuskrip tersebut, ia memutuskan untuk melakukan uji penanggalan radiokarbon (radiocarbon dating). Tak disangka, hasilnya amat mencengangkan. Uji penanggalan radiokarbon mengungkap, naskah kuno tersebut setidaknya berusia 1.370 tahun, menjadikannya salah satu Alquran versi paling awal. Manuskrip tersebut ditulis dengan huruf Hijazi, versi awal huruf Arab. Direktur koleksi khusus University of Birmingham, Susan Worrall mengatakan, para peneliti sama sekali tak mengira usia naskah Alquran tersebut begitu sepuh. Bahkan β€˜dalam impian terliar’ mereka sekalipun. Uji radiokarbon, yang dilakukan Oxford University Radiocarbon Accelerator Unit menguak, fragmen β€” yang ditulis di atas lembaran kulit domba atau sapi, adalah salah satu teks tertua Alquran yang selamat dari perubahan zaman. Profesor Thomas mengatakan, berdasarkan data penanggalan radiokarbon, dimungkinkan orang yang menulis naskah tersebut hidup di masa yang sama dengan Rasulullah. Sang profesor menambahkan, di masa itu, sejumlah ayat-ayat Alquran ditulis di perkamen, batu, daun lontar, dan tulang belikat unta, hingga akhirnya dibukukan dalam versi final yang rampung disusun pada tahun 650 Masehi. Sementara itu, Dr Muhammad Isa Waley, kurator naskah serupa di British Library mengatakan, β€œnaskah 2 lembar tersebut, yang ditulis tangan dengan huruf Hijazi yang indah, hampir bisa dipastikan berasal dari masa 3 khalifah: Abu Bakar, Umar bin Khatab, dan Usman bin Affan.” Antara tahun 632 dan 656. Sumber: https:-solosoloku.com

Sudah seabad lamanya manuskrip berhuruf Arab tersimpan di perpustakaan University of Birmingham, Inggris. Naskah kuno yang ternyata adalah b...

Memes, Quran, and Arab: Disini Anda Bisa Belajar Pembentukan lam Semesta Menurut islam Bagi mereka yang tertarik dengan perkembangan ilmu astronomi dan ruang angkasa, yang bisa membantu pemahaman teori-teori ilmiah tentang pembentukan alam semesta secara Islam, harus mendatangi Pusat Astronomi dan Ilmu Antariksa di Sharjah, Uni Emirat Arab. Rencananya, pusat ilmu pengetahuan ini akan dibuka untuk umum pada 2 Juli mendatang. Pusat ilmu pengetahuan ini dibangun atas petunjuk Dr Shaikh Mohammad Bin Sultan Al Qasimi, Anggota Dewan Tertinggi dan Penguasa Sharjah, untuk mempromosikan dan mengembangkan pendidikan tentang ilmu astronomi di dunia Arab. Sebuah tur akan diberikan, dimulai dengan pameran pendidikan. Pameran ini terbagi menjadi empat sesi yang menyoroti prinsip-prinsip astronomi dan fisika, pemahaman awal perilaku cahaya dan spektrum, dan pembentukan alam semesta. Ini adalah planetarium berteknologi tinggi yang mengajak pengunjung melewati perjalanan melalui kosmos untuk mengeksplorasi rasi bintang, planet-planet dan bintang-bintang. Marwan Anwar Shwaiki, Manajer Planetarium Sharjah, mengatakan planetarium dengan kubah mencakup diameter lebih dari 18 meter dilengkapi dengan satu set proyektor digital berpresisi tinggi dan paling canggih, yang dapat menampilkan hampir 10 juta gambar. Planetarium dapat menampung lebih dari 200 pengunjung pada suatu waktu. Selain delapan dokumenter yang berhubungan dengan ruang lainnya, planetarium juga menampilkan sebuah film pendek berjudul Deen Al Qayyimah (Itu adalah Agama yang benar), yang ditulis Syaikh Sultan dengan judul yang dipinjam dari sebuah ayat dalam Al-Quran. Film dokumenter ini bercerita tentang bagaimana alam semesta diciptakan oleh Allah pada saat Big Bang. Abdul Dayem Kaheel, pengunjung pameran dan pencipta situs Kaheel7.com, salah satu situs terbesar astronomi dalam konteks Islam yang diterjemahkan ke dalam sembilan bahasa, memuji film ini. β€œCinta saya untuk astronomi mulai dari Al-Quran. Allah memerintahkan kita untuk mempelajari astronomi serta ilmu-ilmu lain,” katanya. β€œSaya percaya bahwa ulama Islam harus datang ke sini untuk belajar tentang astronomi untuk memahami Al-Qur’an yang lebih baik,” tandas dia. Sumber: terselubung.in
Memes, Quran, and Arab: Disini Anda Bisa
 Belajar Pembentukan
 lam Semesta
 Menurut islam
Bagi mereka yang tertarik dengan perkembangan ilmu astronomi dan ruang angkasa, yang bisa membantu pemahaman teori-teori ilmiah tentang pembentukan alam semesta secara Islam, harus mendatangi Pusat Astronomi dan Ilmu Antariksa di Sharjah, Uni Emirat Arab. Rencananya, pusat ilmu pengetahuan ini akan dibuka untuk umum pada 2 Juli mendatang. Pusat ilmu pengetahuan ini dibangun atas petunjuk Dr Shaikh Mohammad Bin Sultan Al Qasimi, Anggota Dewan Tertinggi dan Penguasa Sharjah, untuk mempromosikan dan mengembangkan pendidikan tentang ilmu astronomi di dunia Arab. Sebuah tur akan diberikan, dimulai dengan pameran pendidikan. Pameran ini terbagi menjadi empat sesi yang menyoroti prinsip-prinsip astronomi dan fisika, pemahaman awal perilaku cahaya dan spektrum, dan pembentukan alam semesta. Ini adalah planetarium berteknologi tinggi yang mengajak pengunjung melewati perjalanan melalui kosmos untuk mengeksplorasi rasi bintang, planet-planet dan bintang-bintang. Marwan Anwar Shwaiki, Manajer Planetarium Sharjah, mengatakan planetarium dengan kubah mencakup diameter lebih dari 18 meter dilengkapi dengan satu set proyektor digital berpresisi tinggi dan paling canggih, yang dapat menampilkan hampir 10 juta gambar. Planetarium dapat menampung lebih dari 200 pengunjung pada suatu waktu. Selain delapan dokumenter yang berhubungan dengan ruang lainnya, planetarium juga menampilkan sebuah film pendek berjudul Deen Al Qayyimah (Itu adalah Agama yang benar), yang ditulis Syaikh Sultan dengan judul yang dipinjam dari sebuah ayat dalam Al-Quran. Film dokumenter ini bercerita tentang bagaimana alam semesta diciptakan oleh Allah pada saat Big Bang. Abdul Dayem Kaheel, pengunjung pameran dan pencipta situs Kaheel7.com, salah satu situs terbesar astronomi dalam konteks Islam yang diterjemahkan ke dalam sembilan bahasa, memuji film ini. β€œCinta saya untuk astronomi mulai dari Al-Quran. Allah memerintahkan kita untuk mempelajari astronomi serta ilmu-ilmu lain,” katanya. β€œSaya percaya bahwa ulama Islam harus datang ke sini untuk belajar tentang astronomi untuk memahami Al-Qur’an yang lebih baik,” tandas dia. Sumber: terselubung.in

Bagi mereka yang tertarik dengan perkembangan ilmu astronomi dan ruang angkasa, yang bisa membantu pemahaman teori-teori ilmiah tentang pemb...

Memes, Sid, and πŸ€–: D RK SID iMENSION Inilah Kecepatan Terban Malaikat Tibril GODDoD Ahli Fisika dari Mesir bernama DR. Mansour Hassab El Naby berhasil membuktikan berdasarkan petunjuk Al Qur'an (QS As Sajdah:5) kecepatan cahaya dapat dihitung dengan tepat sama dengan hasil pengukuran secara ilmu fisika modern (A New Astronomical Quranic Method for The Determination of The Greatest Speed C . Berdasarkan QS As Sajdah ayat 5 : "Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah 1.000 tahun menurut perhitunganmu." Secara jelas ayat tersebut memakai perbandingan bahwa 1 hari sama dengan 1.000 tahun, dihitung dengan cermat ternyata sama dengan kecepatan cahaya. Pertanyaannya kemudian, petunjuk ayat ini apakah sebagai penjelas atas petunjuk ayat dalam Al Qur'an yang lain?. Dari beberapa ayat di dalam Al Qur'an disebutkan bahwa malaikat mempunyai kecepatan terbang yang sangat cepat. Seperti dalam QS An NaaziatΒ΄ayat ayat 3-4: 1. Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan. 2. Dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya. 3. Dan (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan cepat. 4. Dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang. Dari penjelasan tersebut dapat lebih jelas bahwa yang mampu terbang dengan kecepatan tinggi adalah malaikat. Seberapa cepat terbangnya? Petunjuk dalam ayat tersebut sangat jelas bahwa perbandingan kecepatan terbang malaikat adalah dalam sehari kadarnya 50.000 tahun. Berdasarkan metode penghitungan yang dilakukan DR. Mansour Hassab El Naby seperti dalam tulisannya bahwa untuk satu hari yang berkadar 1.000 tahun sama dengan kecepatan cahaya ( 299.792.458 m-s ). Berdasarkan rumus-rumus dan cara yang sama untuk perbandingan sehari sama dengan 50.000 tahun dapat diperoleh hasil perhitungan sama dengan 50 kali kecepatan cahaya (14.989.622,900 m-s). Kesimpulannya adalah berdasarkan informasi dari Al Qur'an dapat dihitung kecepatan terbang malaikat dan Jibril yaitu 50 kali kecepatan cahaya. Wallahualam. Inilah Kecepatan Malaikat Jibril Sumber: www.mediametafisika.com
Memes, Sid, and πŸ€–: D RK SID
 iMENSION
 Inilah Kecepatan
 Terban
 Malaikat Tibril
GODDoD Ahli Fisika dari Mesir bernama DR. Mansour Hassab El Naby berhasil membuktikan berdasarkan petunjuk Al Qur'an (QS As Sajdah:5) kecepatan cahaya dapat dihitung dengan tepat sama dengan hasil pengukuran secara ilmu fisika modern (A New Astronomical Quranic Method for The Determination of The Greatest Speed C . Berdasarkan QS As Sajdah ayat 5 : "Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah 1.000 tahun menurut perhitunganmu." Secara jelas ayat tersebut memakai perbandingan bahwa 1 hari sama dengan 1.000 tahun, dihitung dengan cermat ternyata sama dengan kecepatan cahaya. Pertanyaannya kemudian, petunjuk ayat ini apakah sebagai penjelas atas petunjuk ayat dalam Al Qur'an yang lain?. Dari beberapa ayat di dalam Al Qur'an disebutkan bahwa malaikat mempunyai kecepatan terbang yang sangat cepat. Seperti dalam QS An NaaziatΒ΄ayat ayat 3-4: 1. Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan. 2. Dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya. 3. Dan (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan cepat. 4. Dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang. Dari penjelasan tersebut dapat lebih jelas bahwa yang mampu terbang dengan kecepatan tinggi adalah malaikat. Seberapa cepat terbangnya? Petunjuk dalam ayat tersebut sangat jelas bahwa perbandingan kecepatan terbang malaikat adalah dalam sehari kadarnya 50.000 tahun. Berdasarkan metode penghitungan yang dilakukan DR. Mansour Hassab El Naby seperti dalam tulisannya bahwa untuk satu hari yang berkadar 1.000 tahun sama dengan kecepatan cahaya ( 299.792.458 m-s ). Berdasarkan rumus-rumus dan cara yang sama untuk perbandingan sehari sama dengan 50.000 tahun dapat diperoleh hasil perhitungan sama dengan 50 kali kecepatan cahaya (14.989.622,900 m-s). Kesimpulannya adalah berdasarkan informasi dari Al Qur'an dapat dihitung kecepatan terbang malaikat dan Jibril yaitu 50 kali kecepatan cahaya. Wallahualam. Inilah Kecepatan Malaikat Jibril Sumber: www.mediametafisika.com

GODDoD Ahli Fisika dari Mesir bernama DR. Mansour Hassab El Naby berhasil membuktikan berdasarkan petunjuk Al Qur'an (QS As Sajdah:5) kecepa...

Memes, πŸ€–, and Kabah: Al Quran dari abad ke-18, yang menampilkan ilustrasi Mekkah dan Ka'bah yang detail ketika ditekan ujung2 sisinya πŸ˜πŸ‘ pathindonesia
Memes, πŸ€–, and Kabah: Al Quran dari abad ke-18, yang menampilkan ilustrasi Mekkah dan Ka'bah yang detail ketika ditekan ujung2 sisinya πŸ˜πŸ‘ pathindonesia

Al Quran dari abad ke-18, yang menampilkan ilustrasi Mekkah dan Ka'bah yang detail ketika ditekan ujung2 sisinya πŸ˜πŸ‘ pathindonesia

Memes, Sang, and Quran: intia showbiz PETUALANGAN MERAIH BINTANG Film yang bertajuk laro, Petualangan Meraih Bintang akan tayang pada 26 Januari 2017. Film ini diharapkan bisa menyajikan cerita yang sarat nilai religius, edukatif dan tentunya inspiratif. film Foto theatersatu "Kami mendukung penuh film Iqro, Petualangan Meraih Bintang. Film ini sangat banyak memberikan pesan moral bagi penontonnya. Termasuk belajar mengaji serta berhijab untuk putri sejak dini," ucap Founder Shafira Corporation, Feny Mustafa. "Mudah-mudahan ini bisa jadi motivasi pada semua pihak untuk mau dan peduli bikin film beredukasi demi kecerdasan anak-anak, sesuai nilai-nilai agama yang harus ditanamkan sejak dini,” tambah Feny. Dari segi cerita, Iqro, Petualangan Meraih Bintang berkisah tentang seorang anak Aqila (Aisha Nurra Datau) yang gandrung pada sains, namun kurang berminat mempelajari Al Qur’an. Pada suatu hari, Aqila diharuskan menggunakan teropong bintang di Bosscha untuk membantu mengerjakan tugas sekolahnya. Sang kakek yang kebetulan bekerja sebagai Astronom pun bersedia membantu. Syaratnya, Aqila harus bisa membaca Al Quran. Rencananya, Iqro, Petualangan Meraih Bintang akan tayang pada 26 Januari 2017 mendatang. Selain dibintangi oleh Aisha Nurra Datau, film ini juga diramaikan oleh Neno Warisman, Mike Lucock, Didied Kertajasa, Raihan Khan, Adhitya Putrid, dan artis senior Meriam Bellina. infia infiashowbiz
Memes, Sang, and Quran: intia
 showbiz
 PETUALANGAN MERAIH BINTANG
 Film yang bertajuk laro, Petualangan
 Meraih Bintang akan tayang pada 26
 Januari 2017. Film ini diharapkan bisa
 menyajikan cerita yang sarat nilai
 religius, edukatif dan tentunya
 inspiratif.
 film
 Foto theatersatu
"Kami mendukung penuh film Iqro, Petualangan Meraih Bintang. Film ini sangat banyak memberikan pesan moral bagi penontonnya. Termasuk belajar mengaji serta berhijab untuk putri sejak dini," ucap Founder Shafira Corporation, Feny Mustafa. "Mudah-mudahan ini bisa jadi motivasi pada semua pihak untuk mau dan peduli bikin film beredukasi demi kecerdasan anak-anak, sesuai nilai-nilai agama yang harus ditanamkan sejak dini,” tambah Feny. Dari segi cerita, Iqro, Petualangan Meraih Bintang berkisah tentang seorang anak Aqila (Aisha Nurra Datau) yang gandrung pada sains, namun kurang berminat mempelajari Al Qur’an. Pada suatu hari, Aqila diharuskan menggunakan teropong bintang di Bosscha untuk membantu mengerjakan tugas sekolahnya. Sang kakek yang kebetulan bekerja sebagai Astronom pun bersedia membantu. Syaratnya, Aqila harus bisa membaca Al Quran. Rencananya, Iqro, Petualangan Meraih Bintang akan tayang pada 26 Januari 2017 mendatang. Selain dibintangi oleh Aisha Nurra Datau, film ini juga diramaikan oleh Neno Warisman, Mike Lucock, Didied Kertajasa, Raihan Khan, Adhitya Putrid, dan artis senior Meriam Bellina. infia infiashowbiz

"Kami mendukung penuh film Iqro, Petualangan Meraih Bintang. Film ini sangat banyak memberikan pesan moral bagi penontonnya. Termasuk belaja...