🔥 Popular | Latest

HUMANDoD Sejarah pernah mencatat, Kopassus menjalani misi pencarian anak konglomerat Amerika Serikat di hutan Papua. Kisah itu dijalani oleh Sintong Panjaitan yang juga pernah menjadi Danjen Kopassus. Lalu siapa sosok yang dicari Kopassus itu untuk diselamatkan dari hutan Papua yang terkenal dihuni oleh suku 'kanibal'. Dia adalah Michael Rockfeller. Kisah hidup Michael Rockefeller berakhir misterius di belantara Papua. Michael Rockefeller adalah anak dari miliarder Amerika Serikat, Nelson Rockefeller. Michael Rockefeller diketahui telah lama ingin menjelajahi hutan Papua yang dulunya disebut Irian Barat. Michael Rockefeller dikenal senang berpetualang di alam liar. Di tahun 1961, para antropolog dunia memang sedang menggandrungi penjelajahan ke daerah-daerah yang belum dijamah. Sebut saja daerah tersebut adalah 'unexpected area' di Bumi. Satu di antara sasaran penjelajahan ialah di Hindia New Guinea atau Papua. Tujuan Michael Rockefeller ini ingin menemui Suku Asmat yang saat itu sama sekali belum dijamah oleh kehidupan luar. Dari keinginannya itu lah petualangan penuh teka-teki ini dimulai pada 17 November 1961. Bersama dengan seorang antropolog Belanda, Rene Wassing, Michael Rockefeller menaiki sebuah perahu tradisional. Mereka menyusuri sungai-sungai di belantara hutan Papua. Apes bagi mereka, pada 19 November 1961, perahu yang mereka tumpangi terbalik dan hanyut di sungai. Sampai di bantaran sungai, hanya Rene Wassing pemandu lokal mereka yang selamat. Sedangkan Michael Rockefeller hilang. Raibnya Michael Rockefeller muda ini bahkan menjadi headline berita di berbagai belahan dunia. Keluarganya di AS yang mendengar hilangnya Michael Rockefeller berusaha melakukan operasi pencarian. Namun mereka kesulitan mendapat akses. Pasalnya, kala itu di Irian Barat sedang ada operasi militer skala besar (Trikora) yang dilakukan Indonesia untuk merebut Bumi Cenderawasih dari tangan Belanda. Walaupun begitu, pencarian Michael Rockefeller tetap dilaksanakan. Banyak spekulasi muncul mengenai nasib Michael Rockefeller. Dari ia mati dimakan buaya, tenggelam, hingga yang paling heboh menjadi korban kanibalisme di pedalaman Papua. Next🔻: Ditengah Operasi Trikora, Kopassus Dapat Misi Dadakan Cari Sosok Anak Konglomerat di Suku Kanibal Papua HUMANDoD Sejarah pernah mencatat, Kopassus menjalani misi pencarian anak konglomerat Amerika Serikat di hutan Papua. Kisah itu dijalani oleh Sintong Panjaitan yang juga pernah menjadi Danjen Kopassus. Lalu siapa sosok yang dicari Kopassus itu untuk diselamatkan dari hutan Papua yang terkenal dihuni oleh suku 'kanibal'. Dia adalah Michael Rockfeller. Kisah hidup Michael Rockefeller berakhir misterius di belantara Papua. Michael Rockefeller adalah anak dari miliarder Amerika Serikat, Nelson Rockefeller. Michael Rockefeller diketahui telah lama ingin menjelajahi hutan Papua yang dulunya disebut Irian Barat. Michael Rockefeller dikenal senang berpetualang di alam liar. Di tahun 1961, para antropolog dunia memang sedang menggandrungi penjelajahan ke daerah-daerah yang belum dijamah. Sebut saja daerah tersebut adalah 'unexpected area' di Bumi. Satu di antara sasaran penjelajahan ialah di Hindia New Guinea atau Papua. Tujuan Michael Rockefeller ini ingin menemui Suku Asmat yang saat itu sama sekali belum dijamah oleh kehidupan luar. Dari keinginannya itu lah petualangan penuh teka-teki ini dimulai pada 17 November 1961. Bersama dengan seorang antropolog Belanda, Rene Wassing, Michael Rockefeller menaiki sebuah perahu tradisional. Mereka menyusuri sungai-sungai di belantara hutan Papua. Apes bagi mereka, pada 19 November 1961, perahu yang mereka tumpangi terbalik dan hanyut di sungai. Sampai di bantaran sungai, hanya Rene Wassing pemandu lokal mereka yang selamat. Sedangkan Michael Rockefeller hilang. Raibnya Michael Rockefeller muda ini bahkan menjadi headline berita di berbagai belahan dunia. Keluarganya di AS yang mendengar hilangnya Michael Rockefeller berusaha melakukan operasi pencarian. Namun mereka kesulitan mendapat akses. Pasalnya, kala itu di Irian Barat sedang ada operasi militer skala besar (Trikora) yang dilakukan Indonesia untuk merebut Bumi Cenderawasih dari tangan Belanda. Walaupun begitu, pencarian Michael Rockefeller tetap dilaksanakan. Banyak spekulasi muncul mengenai nasib Michael Rockefeller. Dari ia mati dimakan buaya, tenggelam, hingga yang paling heboh menjadi korban kanibalisme di pedalaman Papua. Next🔻

HUMANDoD Sejarah pernah mencatat, Kopassus menjalani misi pencarian anak konglomerat Amerika Serikat di hutan Papua. Kisah itu dijalani o...

Save
Mauro Morandi (78) mungkin termasuk pria tamvan dan vemverani. Bagaimana tidak, selama 28 tahun, hidup seorang diri di Pulau Budelli. Berawal ketika ia mengetahui bahwa penjaga pulau tersebut memutuskan akan berhenti dari pekerjaannya. Morandi pun mengambil alih posisi tersebut. Taman Nasional Kepulauan Maddaline meliputi tujuh pulau, dan Budelli dianggap sebagai pulau tercantik di antara semuanya berkat Spiaggia Rosa, atau Pantai Pink. Dilansir National Geographic, pada awal tahun 1990-an, Spaggia Rosa disebut sebagai tempat dengan 'nilai alam tinggi' oleh pemerintah Italia. Pantai itu ditutup untuk melindungi ekosistemnya yang rapuh, dan hanya beberapa area tertentu yang masih bisa diakses oleh pengunjung. Dalam waktu singkat, pulau yang tadinya menampung ribuan wisatawan per hari, kini hanya dihuni oleh satu orang. Pada 2016 lalu, setelah perseteruan hukum selama tiga tahun antara pebisnis Selandia Baru dan pemerintah Italia untuk memperebutkan kepemilikan pulau, pengadilan memutuskan Budelli menjadi bagian dari Taman Nasional Maddalena. Di tahun yang sama, taman nasional itu menentang hak Morandi untuk hidup di pulau tersebut, namun publik segera meresponnya. Petisi yang memprotes penggusurannya berhasil mengumpulkan lebih dari 18.000 tanda tangan, yang efektif menekan politisi lokal untuk menunda pengusirannya tanpa batas waktu. "Aku tidak akan pergi," kata Morandi. "Aku berharap meninggal di sini, dikremasi, dan abuku bertebaran bersama angin." Ia meyakini, semua kehidupan pada akhirnya akan bertemu kembali dengan Bumi bahwa kita semua adalah bagian dari energi yang sama. Keyakinan tentang keterkaitan tersebut mendorong Morandi untuk bertahan di Budelli tanpa kompensasi apa pun. Setiap hari ia mengumpulkan sampah plastik yang terdampar di pantai dan berkutat dengan flora dan fauna. Morandi percaya bahwa mengajari orang-orang bagaimana melihat keindahan akan menyelamatkan dunia dari eksploitasi secara lebih efektif ketimbang dengan cara-cara yang saintifik. Sumber: https:-www.kabar6.com: DARKSIDE OF DIMENS Morand Hidup Ribuan Hari di Pulau in dan Masih Sendiri Tiada vang Meneman Mauro Morandi (78) mungkin termasuk pria tamvan dan vemverani. Bagaimana tidak, selama 28 tahun, hidup seorang diri di Pulau Budelli. Berawal ketika ia mengetahui bahwa penjaga pulau tersebut memutuskan akan berhenti dari pekerjaannya. Morandi pun mengambil alih posisi tersebut. Taman Nasional Kepulauan Maddaline meliputi tujuh pulau, dan Budelli dianggap sebagai pulau tercantik di antara semuanya berkat Spiaggia Rosa, atau Pantai Pink. Dilansir National Geographic, pada awal tahun 1990-an, Spaggia Rosa disebut sebagai tempat dengan 'nilai alam tinggi' oleh pemerintah Italia. Pantai itu ditutup untuk melindungi ekosistemnya yang rapuh, dan hanya beberapa area tertentu yang masih bisa diakses oleh pengunjung. Dalam waktu singkat, pulau yang tadinya menampung ribuan wisatawan per hari, kini hanya dihuni oleh satu orang. Pada 2016 lalu, setelah perseteruan hukum selama tiga tahun antara pebisnis Selandia Baru dan pemerintah Italia untuk memperebutkan kepemilikan pulau, pengadilan memutuskan Budelli menjadi bagian dari Taman Nasional Maddalena. Di tahun yang sama, taman nasional itu menentang hak Morandi untuk hidup di pulau tersebut, namun publik segera meresponnya. Petisi yang memprotes penggusurannya berhasil mengumpulkan lebih dari 18.000 tanda tangan, yang efektif menekan politisi lokal untuk menunda pengusirannya tanpa batas waktu. "Aku tidak akan pergi," kata Morandi. "Aku berharap meninggal di sini, dikremasi, dan abuku bertebaran bersama angin." Ia meyakini, semua kehidupan pada akhirnya akan bertemu kembali dengan Bumi bahwa kita semua adalah bagian dari energi yang sama. Keyakinan tentang keterkaitan tersebut mendorong Morandi untuk bertahan di Budelli tanpa kompensasi apa pun. Setiap hari ia mengumpulkan sampah plastik yang terdampar di pantai dan berkutat dengan flora dan fauna. Morandi percaya bahwa mengajari orang-orang bagaimana melihat keindahan akan menyelamatkan dunia dari eksploitasi secara lebih efektif ketimbang dengan cara-cara yang saintifik. Sumber: https:-www.kabar6.com

Mauro Morandi (78) mungkin termasuk pria tamvan dan vemverani. Bagaimana tidak, selama 28 tahun, hidup seorang diri di Pulau Budelli. Ber...

Save
Asgardia, yang disebut sebagai negara antariksa pertama di alam semesta, rupanya mempunyai banyak penggemar di Indonesia. Sejak rencana pembangunan negara di atas awan itu diumumkan pada Oktober tahun lalu, jumlah orang Indonesia yang mendaftar sebagai warga negara Asgardia sudah berjumlah lebih dari 7.500 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 83 persen berjenis kelamin laki-laki, 17 persen perempuan, dan 1 persennya mimi peri dari alam barzah. Seperti yang dijabarkan Asgardia dalam website resminya, orang-orang Indonesia yang mendaftar untuk menjadi warga negara antariksa itu berasal dari beberapa kota seperti Medan, Bandung, Jakarta, Bogor, dan Surabaya. Hingga Rabu (26-7-2017), jumlah total warga Bumi yang telah terdaftar sebagai warga Asgardia berjumlah lebih dari 277.000 orang Turki adalah negara dengan warga terbanyak yang mendaftar sebagai warga Asgardia, dengan 41.386 warga. Di urutan kedua ada Cina (39.324), disusul Amerika Serikat (34.062). Indonesia sendiri berada di urutan delapan dan menjadi negara Asia Tenggara dengan jumlah warga terbanyak yang mendaftar ke Asgardia. Asgardia sendiri digagas pertama kali oleh ilmuwan Rusia, Igor Ashurbeyli. Ia bermimpi mendirikan negara merdeka pertama di luar Bumi Ashurbeyli mengaku misi utamanya adalah untuk membentuk "masyarakat damai", yang memiliki akses lebih mudah terhadap teknologi antariksa, dan yang akan melindungi Bumi dari ancaman-ancaman dari luar angkasa, seperti asteroid maupun sampah antariksa. Rencananya Asgardia akan didirikan dengan mengirim sejumlah satelit ke antariksa. Satelit pertama, yang bernama Asgardia-1, rencananya akan dikirimkan ke luar angkasa pada 12 September 2017. Sumber: suara.com: ASGARDTA. OUTSIDE BROXTON, OK. D-O-D D SIDE SION Asgardia Terima 7.000 Orang Indonesia Sebagai Warga Negara Asgardia, yang disebut sebagai negara antariksa pertama di alam semesta, rupanya mempunyai banyak penggemar di Indonesia. Sejak rencana pembangunan negara di atas awan itu diumumkan pada Oktober tahun lalu, jumlah orang Indonesia yang mendaftar sebagai warga negara Asgardia sudah berjumlah lebih dari 7.500 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 83 persen berjenis kelamin laki-laki, 17 persen perempuan, dan 1 persennya mimi peri dari alam barzah. Seperti yang dijabarkan Asgardia dalam website resminya, orang-orang Indonesia yang mendaftar untuk menjadi warga negara antariksa itu berasal dari beberapa kota seperti Medan, Bandung, Jakarta, Bogor, dan Surabaya. Hingga Rabu (26-7-2017), jumlah total warga Bumi yang telah terdaftar sebagai warga Asgardia berjumlah lebih dari 277.000 orang Turki adalah negara dengan warga terbanyak yang mendaftar sebagai warga Asgardia, dengan 41.386 warga. Di urutan kedua ada Cina (39.324), disusul Amerika Serikat (34.062). Indonesia sendiri berada di urutan delapan dan menjadi negara Asia Tenggara dengan jumlah warga terbanyak yang mendaftar ke Asgardia. Asgardia sendiri digagas pertama kali oleh ilmuwan Rusia, Igor Ashurbeyli. Ia bermimpi mendirikan negara merdeka pertama di luar Bumi Ashurbeyli mengaku misi utamanya adalah untuk membentuk "masyarakat damai", yang memiliki akses lebih mudah terhadap teknologi antariksa, dan yang akan melindungi Bumi dari ancaman-ancaman dari luar angkasa, seperti asteroid maupun sampah antariksa. Rencananya Asgardia akan didirikan dengan mengirim sejumlah satelit ke antariksa. Satelit pertama, yang bernama Asgardia-1, rencananya akan dikirimkan ke luar angkasa pada 12 September 2017. Sumber: suara.com

Asgardia, yang disebut sebagai negara antariksa pertama di alam semesta, rupanya mempunyai banyak penggemar di Indonesia. Sejak rencana p...

Save
Indonesia tidak pernah kehabisan destinasi wisata yang dapat membuat para wisatawan kagum dengan keindahan alam di dalamnya. Bergeser ke Indonesia bagian Timur, surga alam tersedia di sana. Keindahan alam baik laut hingga pegunungan tentu membuat wisatawan dapat berdecak kagum Salah satu destinasi wisata yang mengagumkan di Indonesia Timur adalah Pulau Giliyang di Sumenep, Madura. Selain memiliki pantai yang indah, Pulau Giliyang juga punya daya pikat sebagai wisata kesehatan. Pasalnya, pulau tersebut memiliki kadar oksigen yang sangat baik Seperti dilansir dari laman Facebook Kementerian Pariwisata, dari hasil penelitian LAPAN pada 2006, kadar oksigen yang berada di pulau itu berkisar 3,4 persen hingga 4,8 persen di atas normal. Bahkan pada tahun 2016, penelitian serupa dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumenep. Hasilnya, kandungan oksigen Pulau Giliyang di atas rata-rata wilayah lainnya, yakni 21 persen Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Sumenep, Abdul Kadir mengatakan, pada 2015 Pulau Giliyang sudah dicanangkan sebagai objek wisata kesehatan Kadir menegaskan, Giliyang sangat berpotensi menjadi jujukan wisatawan. Karena kadar oksigen terbaik dunia kedua setelah Yordania. Apalagi kini Pemkab sudah mencanangkan Visit Sumenep 2018. Salah satu yang tempat wisata yang dipasarkan adalah Pulau Giliyang Untuk infrastruktur sudah banyak perbaikan. Bahkan menurut Kadir, pembangunannya tergolong paling pesat dibanding pulau-pulau lain yang juga menjadi kawasan wisata Sumber: brilio.net: DARK SIDE OFDIMENSION Pulau di Madura Ini Punya Udara Terbaik Dunia Indonesia tidak pernah kehabisan destinasi wisata yang dapat membuat para wisatawan kagum dengan keindahan alam di dalamnya. Bergeser ke Indonesia bagian Timur, surga alam tersedia di sana. Keindahan alam baik laut hingga pegunungan tentu membuat wisatawan dapat berdecak kagum Salah satu destinasi wisata yang mengagumkan di Indonesia Timur adalah Pulau Giliyang di Sumenep, Madura. Selain memiliki pantai yang indah, Pulau Giliyang juga punya daya pikat sebagai wisata kesehatan. Pasalnya, pulau tersebut memiliki kadar oksigen yang sangat baik Seperti dilansir dari laman Facebook Kementerian Pariwisata, dari hasil penelitian LAPAN pada 2006, kadar oksigen yang berada di pulau itu berkisar 3,4 persen hingga 4,8 persen di atas normal. Bahkan pada tahun 2016, penelitian serupa dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumenep. Hasilnya, kandungan oksigen Pulau Giliyang di atas rata-rata wilayah lainnya, yakni 21 persen Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Sumenep, Abdul Kadir mengatakan, pada 2015 Pulau Giliyang sudah dicanangkan sebagai objek wisata kesehatan Kadir menegaskan, Giliyang sangat berpotensi menjadi jujukan wisatawan. Karena kadar oksigen terbaik dunia kedua setelah Yordania. Apalagi kini Pemkab sudah mencanangkan Visit Sumenep 2018. Salah satu yang tempat wisata yang dipasarkan adalah Pulau Giliyang Untuk infrastruktur sudah banyak perbaikan. Bahkan menurut Kadir, pembangunannya tergolong paling pesat dibanding pulau-pulau lain yang juga menjadi kawasan wisata Sumber: brilio.net

Indonesia tidak pernah kehabisan destinasi wisata yang dapat membuat para wisatawan kagum dengan keindahan alam di dalamnya. Bergeser ke...

Save
VIRALKAN, sekelompok pemuda perusak alam. Karena pecinta alam tidak akan merusak alam Ayo anak gunung & para pecinta alam, print out foto ini & tempel dipost2 pendakian dekat kalian atau di basecamp kalian. Supaya terpampang nyata para pelaku manjyah Coba ya yg masih pacar2an jng mesum dialam, jng kotori alam dengan tingkah mesum kalian. Cc @kemenpar @humasntb @poldantb ========================== Tindakan memetik bunga Edelweiss bukan hanya merusak lingkungan dan melanggar kode etik Pencinta Alam, tapi juga melanggar hukum! Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Pasal 21 (1) Setiap orang dilarang untuk : a. mengambil, menebang, memiliki, merusak, memusnahkan, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati; b. mengeluarkan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya KETENTUAN PIDANA Pasal 40 (1) Barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 33 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah). (2) Barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasal 33 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (3) Barang siapa karena kelalaiannya melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 33 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) gunungrinjani rinjani mtma mapala nature edelweiss: Virzha SaNy RINJANI TREKKING ir Edelweis di larang untuk di petik Tapi di cabut sampai akar Kayak kita brooooohhhhh ()@-lyus Blue and 48 othe VIRALKAN, sekelompok pemuda perusak alam. Karena pecinta alam tidak akan merusak alam Ayo anak gunung & para pecinta alam, print out foto ini & tempel dipost2 pendakian dekat kalian atau di basecamp kalian. Supaya terpampang nyata para pelaku manjyah Coba ya yg masih pacar2an jng mesum dialam, jng kotori alam dengan tingkah mesum kalian. Cc @kemenpar @humasntb @poldantb ========================== Tindakan memetik bunga Edelweiss bukan hanya merusak lingkungan dan melanggar kode etik Pencinta Alam, tapi juga melanggar hukum! Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Pasal 21 (1) Setiap orang dilarang untuk : a. mengambil, menebang, memiliki, merusak, memusnahkan, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati; b. mengeluarkan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya KETENTUAN PIDANA Pasal 40 (1) Barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 33 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah). (2) Barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasal 33 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (3) Barang siapa karena kelalaiannya melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 33 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) gunungrinjani rinjani mtma mapala nature edelweiss

VIRALKAN, sekelompok pemuda perusak alam. Karena pecinta alam tidak akan merusak alam Ayo anak gunung & para pecinta alam, print out foto...

Save
Diperkirakan sebanyak 2 miliar manusia akan mengungsi pada tahun 2100 akibat naiknya permukaan laut yang dipicu oleh perubahan iklim, demikian hasil penelitian Universitas Cornell di New York, Amerika Serikat. Miliaran pengungsi ini adalah mereka yang saat ini hidup di kota-kota pesisir. Mereka akan dipaksa untuk berpindah ke kawasan yang lebih tinggi, yang sayangnya juga akan semakin padat. Jumlah pengungsi akibat pemanasan global itu diperkirakan setara dengan seperlima populasi dunia, yang pada 2100 diramalkan akan mencapai 11 miliar jiwa. Melesatnya jumlah populasi manusia juga menambah ancaman. Alasannya karena dengan populasi 11 miliar, dibutuhkan pangan yang lebih banyak, dan bahan pangan butuh tanah pertanian yang luas untuk proses produksi. Masalah ini diperkirakan akan lebih parah karena lahan yang tersisa akan sukar dimanfaatkan karena sudah rusak oleh perang, digerus oleh eksploitasi sumber daya alam, dan pemusatan pemukiman. Sumber: suara.com: D-O-D DARK SIDE OFDIMENSION Permukaan baut Naik 2 Miliar Orang Menaunasi di Tahun 2100 Diperkirakan sebanyak 2 miliar manusia akan mengungsi pada tahun 2100 akibat naiknya permukaan laut yang dipicu oleh perubahan iklim, demikian hasil penelitian Universitas Cornell di New York, Amerika Serikat. Miliaran pengungsi ini adalah mereka yang saat ini hidup di kota-kota pesisir. Mereka akan dipaksa untuk berpindah ke kawasan yang lebih tinggi, yang sayangnya juga akan semakin padat. Jumlah pengungsi akibat pemanasan global itu diperkirakan setara dengan seperlima populasi dunia, yang pada 2100 diramalkan akan mencapai 11 miliar jiwa. Melesatnya jumlah populasi manusia juga menambah ancaman. Alasannya karena dengan populasi 11 miliar, dibutuhkan pangan yang lebih banyak, dan bahan pangan butuh tanah pertanian yang luas untuk proses produksi. Masalah ini diperkirakan akan lebih parah karena lahan yang tersisa akan sukar dimanfaatkan karena sudah rusak oleh perang, digerus oleh eksploitasi sumber daya alam, dan pemusatan pemukiman. Sumber: suara.com

Diperkirakan sebanyak 2 miliar manusia akan mengungsi pada tahun 2100 akibat naiknya permukaan laut yang dipicu oleh perubahan iklim, dem...

Save
Tepat Rabu (5-7) kemarin, pesawat antariksa pengintai planet Jupiter milik NASA, Juno, genap mengorbit pada planet gas tersebut selama satu tahun. Dalam kurun waktu satu tahun tersebut, pencapaian paling menakjubkan Juno adalah mampu menangkap suara di sekitar Jupiter. Pesawat tersebut bahkan mengklaim telah merekam suara misterius di kawasan kutub utara dan selatan planet. . Dalam proses perekaman, NASA menggunakan teknologi radio plasma wave dari Juno. Ia mampu merekam dengan memanfaatkan suara aktivitas partikel energi di aurora kutub tersebut. Namun, NASA harus mengonversi suara itu karena spektrumnya terlalu tinggi. . Setelah dikonversi, suara rekaman ini malah terdengar mengerikan. Sampai-sampai, para ilmuwan NASA menamai suara ini dengan julukan 'suara Alien'. . Para ilmuwan NASA mengatakan, suara terjadi akibat fenomena alam yang berlangsung di permukaan sang Planet Raksasa, seperti adanya badai besar. infia infiatech jupiter juno nasa jupiterexploration: Juno Waves Electric Field June 24, Day 176, 2016 35 30 S Bow Shock Upstream Plasma Oscillations 20 15 10 2 103 0 07:00 07:20 07:40 08:00 08:20 08:40 09.00 Rs128 RJ2m-22° LT=6.2 HR Tepat Rabu (5-7) kemarin, pesawat antariksa pengintai planet Jupiter milik NASA, Juno, genap mengorbit pada planet gas tersebut selama satu tahun. Dalam kurun waktu satu tahun tersebut, pencapaian paling menakjubkan Juno adalah mampu menangkap suara di sekitar Jupiter. Pesawat tersebut bahkan mengklaim telah merekam suara misterius di kawasan kutub utara dan selatan planet. . Dalam proses perekaman, NASA menggunakan teknologi radio plasma wave dari Juno. Ia mampu merekam dengan memanfaatkan suara aktivitas partikel energi di aurora kutub tersebut. Namun, NASA harus mengonversi suara itu karena spektrumnya terlalu tinggi. . Setelah dikonversi, suara rekaman ini malah terdengar mengerikan. Sampai-sampai, para ilmuwan NASA menamai suara ini dengan julukan 'suara Alien'. . Para ilmuwan NASA mengatakan, suara terjadi akibat fenomena alam yang berlangsung di permukaan sang Planet Raksasa, seperti adanya badai besar. infia infiatech jupiter juno nasa jupiterexploration
Save