Pick
Pick

Pick

Littles
Littles

Littles

Telled
Telled

Telled

First Of All
First Of All

First Of All

Shitting
Shitting

Shitting

Todays
Todays

Todays

Fucks
Fucks

Fucks

Both
Both

Both

Bad News
Bad News

Bad News

Fried
Fried

Fried

πŸ”₯ | Latest

Target, Uno, and Indonesian (Language): Sandiaga: Program DP o Rupiah untuk yang Gajinya Rp 7 Juta Aditya Fajar Indrawan detikFinance Rabu, 12 Juli 2017 15:32 WIB Yg milih krn agama mana suaranya Hey Bro @sandiuno Janganlah 7jt, ketinggian kasian rakyat kecil yg gajinya cuma UMR-UMP Buatlah min.gaji 2jt, buat KPR 500rb-bln tanpa DP, cicil 20th, bisa kok rumah tipe 21. Kalo buat rakyat gak usah cari untung bro Rakyat yg bayar pajak, rakyat jg yg harus menikmati ============================== Jakarta - Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno tengah memantapkan progam rumah dengan DP 0 rupiah. Sandiaga menyebut para peserta program haruslah berpenghasilan tetap sehingga mampu membayar cicilan rumah. "Yang partisipasi harus yang punya pendapatan atau penghasilan tertentu sehingga mereka bisa membayar cicilannya. Ini lagi dihitung ya, ancar-ancarnya antara Rp 7 sampai 10 juta," kata Sandiaga saat ditemui di Vihara Dharma Bakti, Jalan Kemenangan III, Petak Sembilan No 19, Glodok, Jakarta Barat, Rabu (12-7-2017). Sandi menjelaskan, perhitungan skema syarat bagi rumah DP 0 rupiah masih dibahas oleh timnya. Meski demikian dirinya menyebut penerima program rumah DP 0 rupiah tak akan dibebankan hingga harus membayar Rp 7 juta. "Di antara tujuh juta (rupiah) ya kira-kira, dilihat dari skemanya. Menurut saya sih memungkinkan, tergantung dari skemanya nanti. Ancar-ancar, kira-kira, jadi bisa di bawah sedikit atau di atas sedikit," jelas Sandiaga. Menurutnya selain pendapatan minimal peserta yang diharuskan Rp 7 juta, mereka juga harus memiliki tabungan untuk menyicil rumah DP 0 rupiah. "Per KK, Harus dilihat bukan hanya penghasilannya, tetapi juga net savings-nya dia. Kalau dia pendapatannya Rp 7 juta rupiah tapi pengeluarannya Rp 6,9 juta enggak akan bisa partisipasi. Bisa menabung dan digunakan untuk menyicil rumah," paparnya. Dengan perkiraan target penghasilan Rp 7 juta tersebut, maka Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan penghasilan kurang dari Rp 4 juta belum bisa menerima fasilitas tersebut.
Target, Uno, and Indonesian (Language): Sandiaga: Program DP o Rupiah untuk yang
 Gajinya Rp 7 Juta
 Aditya Fajar Indrawan detikFinance
 Rabu, 12 Juli 2017 15:32 WIB
Yg milih krn agama mana suaranya Hey Bro @sandiuno Janganlah 7jt, ketinggian kasian rakyat kecil yg gajinya cuma UMR-UMP Buatlah min.gaji 2jt, buat KPR 500rb-bln tanpa DP, cicil 20th, bisa kok rumah tipe 21. Kalo buat rakyat gak usah cari untung bro Rakyat yg bayar pajak, rakyat jg yg harus menikmati ============================== Jakarta - Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno tengah memantapkan progam rumah dengan DP 0 rupiah. Sandiaga menyebut para peserta program haruslah berpenghasilan tetap sehingga mampu membayar cicilan rumah. "Yang partisipasi harus yang punya pendapatan atau penghasilan tertentu sehingga mereka bisa membayar cicilannya. Ini lagi dihitung ya, ancar-ancarnya antara Rp 7 sampai 10 juta," kata Sandiaga saat ditemui di Vihara Dharma Bakti, Jalan Kemenangan III, Petak Sembilan No 19, Glodok, Jakarta Barat, Rabu (12-7-2017). Sandi menjelaskan, perhitungan skema syarat bagi rumah DP 0 rupiah masih dibahas oleh timnya. Meski demikian dirinya menyebut penerima program rumah DP 0 rupiah tak akan dibebankan hingga harus membayar Rp 7 juta. "Di antara tujuh juta (rupiah) ya kira-kira, dilihat dari skemanya. Menurut saya sih memungkinkan, tergantung dari skemanya nanti. Ancar-ancar, kira-kira, jadi bisa di bawah sedikit atau di atas sedikit," jelas Sandiaga. Menurutnya selain pendapatan minimal peserta yang diharuskan Rp 7 juta, mereka juga harus memiliki tabungan untuk menyicil rumah DP 0 rupiah. "Per KK, Harus dilihat bukan hanya penghasilannya, tetapi juga net savings-nya dia. Kalau dia pendapatannya Rp 7 juta rupiah tapi pengeluarannya Rp 6,9 juta enggak akan bisa partisipasi. Bisa menabung dan digunakan untuk menyicil rumah," paparnya. Dengan perkiraan target penghasilan Rp 7 juta tersebut, maka Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan penghasilan kurang dari Rp 4 juta belum bisa menerima fasilitas tersebut.

Yg milih krn agama mana suaranya Hey Bro @sandiuno Janganlah 7jt, ketinggian kasian rakyat kecil yg gajinya cuma UMR-UMP Buatlah min.gaji 2j...