🔥 Popular | Latest

9/11, Memes, and youtube.com: D-O-D Dianggap Berbahaya, YouTube Hentikan Rekomendasi Video Konspirasi HUMANDoD Video konspirasi mungkin bisa menjadi sebuah hiburan bagi sebagian orang yang senang berpikir tentang banyak hal. Namun, di sisi lain bisa menjadi berbahaya karena dapat menyebabkan obsesi berlebih dengan teori konspirasi yang mereka tonton. Sebagai platform berbagi video paling populer saat ini, YouTube tentu tak luput dari konten semacam itu. Sayangnya, YouTube juga tidak bisa begitu saja melarang video-video tersebut beredar di platformnya karena bisa memperburuk keadaan dan memancing perdebatan. Melansir Ubergizmo, Sabtu (26-1) berhenti merekomendasikan konten video bermuatan konspirasi menjadi satu-satunya cara yang bisa dilakukan oleh YouTube saat ini. YouTube resmi mengumumkan bahwa platformnya berhenti merekomendasikan video tersebut untuk kedepannya. Berikut pernyataan lengkap YouTube terkait penghentian rekomendasi video konspirasi di platformnya. Kami akan mulai mengurangi rekomendasi konten-konten yang dapat memberi informasi salah kepada pengguna dengan cara yang berbahaya. Seperti video yang mempromosikan penyembuhan palsu untuk penyakit serius, mengklaim bumi datar, atau membuat klaim palsu tentang peristiwa bersejarah seperti 9-11. YouTube juga mengatakan bahwa meski telah berhenti merekomendasikan video konspirasi, bukan berarti video tersebut tidak akan tersedia di platformnya. Selama pengguna mematuhi pedoman platform, mereka masih bisa mencari dan menonton video-video itu. "Kami pikir perubahan ini memberikan keseimbangan antara mempertahankan platform untuk kebebasan berbicara dan memenuhi tanggung jawab kami kepada pengguna," kata YouTube. Sumber: akurat.co

HUMANDoD Video konspirasi mungkin bisa menjadi sebuah hiburan bagi sebagian orang yang senang berpikir tentang banyak hal. Namun, di sisi la...

Save
Memes, Indonesia, and Michael: Ditengah Operasi Trikora, Kopassus Dapat Misi Dadakan Cari Sosok Anak Konglomerat di Suku Kanibal Papua HUMANDoD Sejarah pernah mencatat, Kopassus menjalani misi pencarian anak konglomerat Amerika Serikat di hutan Papua. Kisah itu dijalani oleh Sintong Panjaitan yang juga pernah menjadi Danjen Kopassus. Lalu siapa sosok yang dicari Kopassus itu untuk diselamatkan dari hutan Papua yang terkenal dihuni oleh suku 'kanibal'. Dia adalah Michael Rockfeller. Kisah hidup Michael Rockefeller berakhir misterius di belantara Papua. Michael Rockefeller adalah anak dari miliarder Amerika Serikat, Nelson Rockefeller. Michael Rockefeller diketahui telah lama ingin menjelajahi hutan Papua yang dulunya disebut Irian Barat. Michael Rockefeller dikenal senang berpetualang di alam liar. Di tahun 1961, para antropolog dunia memang sedang menggandrungi penjelajahan ke daerah-daerah yang belum dijamah. Sebut saja daerah tersebut adalah 'unexpected area' di Bumi. Satu di antara sasaran penjelajahan ialah di Hindia New Guinea atau Papua. Tujuan Michael Rockefeller ini ingin menemui Suku Asmat yang saat itu sama sekali belum dijamah oleh kehidupan luar. Dari keinginannya itu lah petualangan penuh teka-teki ini dimulai pada 17 November 1961. Bersama dengan seorang antropolog Belanda, Rene Wassing, Michael Rockefeller menaiki sebuah perahu tradisional. Mereka menyusuri sungai-sungai di belantara hutan Papua. Apes bagi mereka, pada 19 November 1961, perahu yang mereka tumpangi terbalik dan hanyut di sungai. Sampai di bantaran sungai, hanya Rene Wassing pemandu lokal mereka yang selamat. Sedangkan Michael Rockefeller hilang. Raibnya Michael Rockefeller muda ini bahkan menjadi headline berita di berbagai belahan dunia. Keluarganya di AS yang mendengar hilangnya Michael Rockefeller berusaha melakukan operasi pencarian. Namun mereka kesulitan mendapat akses. Pasalnya, kala itu di Irian Barat sedang ada operasi militer skala besar (Trikora) yang dilakukan Indonesia untuk merebut Bumi Cenderawasih dari tangan Belanda. Walaupun begitu, pencarian Michael Rockefeller tetap dilaksanakan. Banyak spekulasi muncul mengenai nasib Michael Rockefeller. Dari ia mati dimakan buaya, tenggelam, hingga yang paling heboh menjadi korban kanibalisme di pedalaman Papua. Next🔻

HUMANDoD Sejarah pernah mencatat, Kopassus menjalani misi pencarian anak konglomerat Amerika Serikat di hutan Papua. Kisah itu dijalani oleh...

Save
Memes, Bronson, and 🤖: D-O-D Jam Kiamat di 2019: Dunia Masih di Tepi Jurang Akhir Zaman HUMANDoD Para ilmuwan di Bulletin of the Atomic Scientists (BAS) pada Kamis (24-1-2019) kembali memperbarui Jam Kiamat, sebuah jam kiasan yang pergerakan jarum-jarumnya menunjukkan seberapa dekatnya Bumi dengan kehancuran total. Pada 2018 lalu, Jam Kiamat menunjukkan waktu 2 menit menuju pukul 00.00. Pukul 00.00 merupakan simbol akhir zaman pada Jam Kiamat. Pada tahun ini posisi tersebut tak berubah. BAS, para ilmuwan yang menciptakan jam kiasan itu, mengatakan posisi itu tak berubah karena dunia masih terancam oleh senjata nuklir dan perubahan iklim. Tahun ini ancaman kiamat juga ditambah dengan maraknya hoaks di media sosial. "Meski Jam Kiamat tak berubah dari 2018, posisi ini seharusnya tak dianggap sebagai tanda stabilitas, tetapi justru sebuah peringatan keras bagi para pemimpin dan warga dunia," kata Presiden dan CEO BAS, Rachel Bronson. Menurut para ilmuwan di BAS, meski hubungan Amerika Serikat dan Korea Utara - dua negara pemilik senjata nuklir lebih positif sejak 2017, tetapi ketergantungan negara-negara di dunia terhadap senjata nuklir semakin meningkat. Sementara itu hubungan antara AS dan Rusia - dua negara yang menguasai 90% senjata nuklir di dunia masih tegang, sehingga meningkatkan risiko perang nuklir. Di sisi lain perubahan iklim, jelas para ilmuwan di balik BAS, selama setahun lalu sangat memprihatinkan. Mereka secara khusus menyoroti AS yang tidak saja gagal mengurangi emisi karbon tetapi juga malah semakin mendorong pembangunan infrastruktur yang mengandalkan bahan bakar berbasis fosil. Jam Kiamat diciptakan pada 1947, dua tahun setelah AS menghancurkan kota Hiroshima dan Nagasaki dengan bom atom di akhir Perang Dunia II. Ketika itu Jam Kiamat menunjukkan waktu 7 menit menuju pukul 00.00. Bulletin of the Atomic Scientists didirikan pada 1945 oleh para ilmuwan yang terlibat dalam pembuatan bom atom AS pada Perang Dunia II. Mereka merasa bersalah melihat kehancuran yang dihasilkan oleh bom tersebut dan menciptakan jam kiamat sebagai alat untuk memperingatkan manusia agar tak mengulang kesalahan yang sama. Sumber: suara.com

HUMANDoD Para ilmuwan di Bulletin of the Atomic Scientists (BAS) pada Kamis (24-1-2019) kembali memperbarui Jam Kiamat, sebuah jam kiasan ya...

Save
Save
Animals, Books, and Energy: <p><a class="tumblr_blog" href="http://mackydraws.tumblr.com/post/143519921369" target="_blank">mackydraws</a>:</p> <blockquote> <p>Snapshot of the airbender kids right after Rohan reveals his new tattoos! (Jinora 22, Ikki 19, Meelo 17, Rohan 12) <br/><br/>Love the idea of Meelo keeping his hair. &lt;3 <br/><br/>I imagine that <b>Jinora </b>is helping her father record knowledge from Wan Shi Tong’s library into books stored in Air Temple libraries. She’s still going steady with Kai, and every now and then they casually discuss marriage. Her dream is to compile vast libraries in the three remaining air temples and have these locations be hubs of literature, scientific knowledge, and spirituality free from political restraints. </p> <p>Meanwhile, <b>Ikki </b>is oblivious to the romantic advances of those around her and usually prefers the company of spirits and animals anyway. She’s also experimenting with how airbending can be used to muffle or enhance sound waves and voices. When she isn’t helping her father and siblings train airbenders, she sings, sculpts, and paints. <br/></p> <p><b>Meelo </b>is extremely popular with the ladies, and he is at the age where he thinks more about fun and freedom than his responsibilities or future. Still, he has grown into a fine, bright young man, and he is considering with his Uncle Bumi the tactical advantages airbenders can bring to the United Forces. In a few years, he’ll work with Bumi to establish an airbender reconnaissance and rescue team in the wake of an Earth Kingdom civil war.  <br/><br/>As for <b>Rohan</b>, he has grown up to be a sweet and intelligent boy. Like his oldest sister, Jinora, Rohan is exceptionally attuned to spiritual energy. He hasn’t managed to project his spirit yet, but he has entered the spirit world through meditation a few times already. He’s a little quiet, but quickly warms up to people and reveals his mischievous side. He enjoys drawing with Ikki, sparring with Meelo, and discussing history and literature with Jinora.<br/></p> </blockquote>

mackydraws: Snapshot of the airbender kids right after Rohan reveals his new tattoos! (Jinora 22, Ikki 19, Meelo 17, Rohan 12) Love the ide...

Save