🔥 Popular | Latest

Kali ini saya akan menulis tentang adik Tari yang bernama Yono nama lengkapnya Wasis Nuryono, siswa kelas 2 SMA N 1 Widodaren. Yono adalah sosok siswa yang lugu, kuat dan tangguh. Yang mana tidak seperti biasanya anak muda jaman sekarang, sekolah bawa sepeda motor, keluyuran, main HP dll. Justru yono sangat luar biasa. Bila di jaman sekarang semangat dan tekad untuk sekolah patut diacungi jempol. Dia sekolah dengan mengayuh sepeda onthel yang sudah butut dari rumahnya Tunggul hingga Kauman sekitar 10 km. Dia tidak malu walau teman-temannya bawa sepeda motor bagus. Baginya tidaklah penting, yang terpenting bisa sekolah. Yang lebih luar biasa lagi, setiap pulang sekolah atau liburan dia bukan bermain atau kelayapan. Namun dia bekerja sebagai buruh pasir di sungai atau bengawan. Semua dilakukan untuk membantu ortu, biaya sekolah kakaknya Tari juga buat sekolah dirinya sendiri. Bila musim sawah, bapak Jiyo, istri, Yono, Tari, semua juga ikut kerja buruh tani, tandur, macul, matun, derep atau yang lain. Yang terpenting bagi keluarga ini kerja halal. Kisah ini adalah nyata dan sesuai fakta. Bila ingin mengetahui langsung, silahkan datang atau ketemu keluarga ini dengan alamat keluarga bapak Imam Sujiyo (Jiyo)-ibu Karni, Rt 03 RW 06 Tunggul, Kedungmiri, Sambirejo, Mantingan, Ngawi, jawa Timur." Saat dikonfirmasi, Yuni membenarkan cerita mengenai keluarga itu. Ia dan tetangga lain pun merasa salut dengan semangat Tari dan Yono. Yuni mengaku tak tahu apakah dua anak itu mendapat beasiswa atau tidak. Beberapa waktu lalu, Jiyo sempat berniat untuk menghentikankuliah Tari karena ibunya jatuh sakit. Namun, Tari tetap bertahan dan memburuh apa saja agar tetap dapat kuliah. "Saya tetangga satu RT. Yang lain naik sepeda motor atau naik bus, dia cukup ngonthel. Tak bagus onthelnya, onthel jelek. Orang sekampung salut pokoknya," tutur Yuni. salaminspirasi: Media Sosial Kakak Beradik Asal Ngawi yang Viral dan Bikin Haru Netizen, Simak Kisahnya Kamis, 12 Januari 2017 09:04 G+ LINE Kali ini saya akan menulis tentang adik Tari yang bernama Yono nama lengkapnya Wasis Nuryono, siswa kelas 2 SMA N 1 Widodaren. Yono adalah sosok siswa yang lugu, kuat dan tangguh. Yang mana tidak seperti biasanya anak muda jaman sekarang, sekolah bawa sepeda motor, keluyuran, main HP dll. Justru yono sangat luar biasa. Bila di jaman sekarang semangat dan tekad untuk sekolah patut diacungi jempol. Dia sekolah dengan mengayuh sepeda onthel yang sudah butut dari rumahnya Tunggul hingga Kauman sekitar 10 km. Dia tidak malu walau teman-temannya bawa sepeda motor bagus. Baginya tidaklah penting, yang terpenting bisa sekolah. Yang lebih luar biasa lagi, setiap pulang sekolah atau liburan dia bukan bermain atau kelayapan. Namun dia bekerja sebagai buruh pasir di sungai atau bengawan. Semua dilakukan untuk membantu ortu, biaya sekolah kakaknya Tari juga buat sekolah dirinya sendiri. Bila musim sawah, bapak Jiyo, istri, Yono, Tari, semua juga ikut kerja buruh tani, tandur, macul, matun, derep atau yang lain. Yang terpenting bagi keluarga ini kerja halal. Kisah ini adalah nyata dan sesuai fakta. Bila ingin mengetahui langsung, silahkan datang atau ketemu keluarga ini dengan alamat keluarga bapak Imam Sujiyo (Jiyo)-ibu Karni, Rt 03 RW 06 Tunggul, Kedungmiri, Sambirejo, Mantingan, Ngawi, jawa Timur." Saat dikonfirmasi, Yuni membenarkan cerita mengenai keluarga itu. Ia dan tetangga lain pun merasa salut dengan semangat Tari dan Yono. Yuni mengaku tak tahu apakah dua anak itu mendapat beasiswa atau tidak. Beberapa waktu lalu, Jiyo sempat berniat untuk menghentikankuliah Tari karena ibunya jatuh sakit. Namun, Tari tetap bertahan dan memburuh apa saja agar tetap dapat kuliah. "Saya tetangga satu RT. Yang lain naik sepeda motor atau naik bus, dia cukup ngonthel. Tak bagus onthelnya, onthel jelek. Orang sekampung salut pokoknya," tutur Yuni. salaminspirasi

Kali ini saya akan menulis tentang adik Tari yang bernama Yono nama lengkapnya Wasis Nuryono, siswa kelas 2 SMA N 1 Widodaren. Yono adala...

Save
Pada hari ini (20-7) tersebar foto dari Yunho TVXQ dan Yoona SNSD ketika berada di Bandara Internasional Kansai ketika hendak kembali dari Osaka pada hari Senin, (17-7). Foto tersebut diambil ketika Yunho TVXQ membeli kopi dan makanan untuk Sunday, J-min, dan para anggota SNSD lainnya. Yoona terlihat memegang kaos Yunho dari belakang ketika hendak memilih makanan yang hendak dipesan, sedangkan anggota SNSD yang lain terlihat berkumpul cukup jauh dari Yoona maupun Yunho. Hal ini jelas langsung menuai komentar para netizen. Mereka cukup terkejut bahwa Yunho dan Yoona ternyata sangat dekat. - "Ya Tuhan, mereka seperti pasangan muda yang baru saja menikah, lucu sekali." - "Aku jadi ragu mengatakan mereka sekedar adik-kakak. Banyak sekali momen mereka akhir - akhir ini" - "Yunho dekat dengan semua juniornya, Yoona tentu saja salah satunya." - "Aku tak pernah melihat Yoona sedekat ini dengan seorang laki - laki. Ya ampun aku jadi berdebar debar." - "Para malaikatku yang manis~" - "Dispatch, tugasmu kali ini adalah membuntuti 2 idolamu." - Bagaimana menurut kalian? Written by : SMLite Vid&News TYKITTEN😽 TVXQ SNSD NATNAT_KNEWS NKN_YUNHO NKN_YOONA Harusnya di cafe Haru & Oneday :) biar panas :) om Yunho udah kyk abangnya mama Yoona, om Yunho adalah sahabat Ayah Donghae :) Sengklek fams tidacq terguncang 😂: Kamera Fans Tak Sengaja Tangkap Kedekatan Yunho TVXQ Dan Yoona SNSD Di Kafe Bandara FOLLOWN @NANDO NATNAT Pada hari ini (20-7) tersebar foto dari Yunho TVXQ dan Yoona SNSD ketika berada di Bandara Internasional Kansai ketika hendak kembali dari Osaka pada hari Senin, (17-7). Foto tersebut diambil ketika Yunho TVXQ membeli kopi dan makanan untuk Sunday, J-min, dan para anggota SNSD lainnya. Yoona terlihat memegang kaos Yunho dari belakang ketika hendak memilih makanan yang hendak dipesan, sedangkan anggota SNSD yang lain terlihat berkumpul cukup jauh dari Yoona maupun Yunho. Hal ini jelas langsung menuai komentar para netizen. Mereka cukup terkejut bahwa Yunho dan Yoona ternyata sangat dekat. - "Ya Tuhan, mereka seperti pasangan muda yang baru saja menikah, lucu sekali." - "Aku jadi ragu mengatakan mereka sekedar adik-kakak. Banyak sekali momen mereka akhir - akhir ini" - "Yunho dekat dengan semua juniornya, Yoona tentu saja salah satunya." - "Aku tak pernah melihat Yoona sedekat ini dengan seorang laki - laki. Ya ampun aku jadi berdebar debar." - "Para malaikatku yang manis~" - "Dispatch, tugasmu kali ini adalah membuntuti 2 idolamu." - Bagaimana menurut kalian? Written by : SMLite Vid&News TYKITTEN😽 TVXQ SNSD NATNAT_KNEWS NKN_YUNHO NKN_YOONA Harusnya di cafe Haru & Oneday :) biar panas :) om Yunho udah kyk abangnya mama Yoona, om Yunho adalah sahabat Ayah Donghae :) Sengklek fams tidacq terguncang 😂

Pada hari ini (20-7) tersebar foto dari Yunho TVXQ dan Yoona SNSD ketika berada di Bandara Internasional Kansai ketika hendak kembali dar...

Save
Dia bukan seorang transgender. Alasan melakukan semua itu bisa bikin kamu menangis. Dream - Seorang anak akan melakukan apapun untuk membalas kebaikan orang tuanya. Perbuatan itulah yang ditunjukan seorang pria dari China demi ibunya yang sedang sakit parah. Pria yang berusia kini berusia sekitar 50 tahunan, selalu mengenakan pakaian wanita. Ternyata dia punya alasan tersendiri yang begitu menyentuh. Penampilan di pria yang tak disebutkan namanya itu terlihat saat bepergian dengan motor roda tiga bak terbuka. Di bak tersebut, terbaring seorang wanita tua yang merupakan ibunya. Pria itu memutuskan berpakaian wanita agar dapat terus menyuapi dan merawat ibunya yang sudah lama sakit. Ternyata, pakaian yang dia kenakan adalah milik adiknya wanitanya yang sudah meninggal 20 tahun lalu. Selama ini, sang adik yang selalu merawat ibunya sebelum meninggal. Dengan berpakaian seperti itu, si pria ingin agar ibunya tahu jika adiknya telah kembali. Dengan begitu, perasaan sang ibu dapat bahagia sehingga sedikit meringankan bebannya. Namun waktu terus bergulir. Pria itu tak menyangka sudah berpakaian wanita selama 20 tahun, sejak adik wanita meninggal. Saking seringnya, dia mengaku sudah tidak memiliki pakaian pria lagi. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, pria itu meniup seruling di tepi jalan. Dia belum pernah menikah, sehingga sepanjang hidupnya hanya untuk merawat ibunya. (Sah-Sumber: shanghaiist.com) salaminspirasi: Haru! Pria Berpakaian Wanita Selama 20 Tahun di Depan lbu Dream.co.id Diterbitkan 19/07/2017 16:12 58 URL Dia bukan seorang transgender. Alasan melakukan semua itu bisa bikin kamu menangis. Dream - Seorang anak akan melakukan apapun untuk membalas kebaikan orang tuanya. Perbuatan itulah yang ditunjukan seorang pria dari China demi ibunya yang sedang sakit parah. Pria yang berusia kini berusia sekitar 50 tahunan, selalu mengenakan pakaian wanita. Ternyata dia punya alasan tersendiri yang begitu menyentuh. Penampilan di pria yang tak disebutkan namanya itu terlihat saat bepergian dengan motor roda tiga bak terbuka. Di bak tersebut, terbaring seorang wanita tua yang merupakan ibunya. Pria itu memutuskan berpakaian wanita agar dapat terus menyuapi dan merawat ibunya yang sudah lama sakit. Ternyata, pakaian yang dia kenakan adalah milik adiknya wanitanya yang sudah meninggal 20 tahun lalu. Selama ini, sang adik yang selalu merawat ibunya sebelum meninggal. Dengan berpakaian seperti itu, si pria ingin agar ibunya tahu jika adiknya telah kembali. Dengan begitu, perasaan sang ibu dapat bahagia sehingga sedikit meringankan bebannya. Namun waktu terus bergulir. Pria itu tak menyangka sudah berpakaian wanita selama 20 tahun, sejak adik wanita meninggal. Saking seringnya, dia mengaku sudah tidak memiliki pakaian pria lagi. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, pria itu meniup seruling di tepi jalan. Dia belum pernah menikah, sehingga sepanjang hidupnya hanya untuk merawat ibunya. (Sah-Sumber: shanghaiist.com) salaminspirasi

Dia bukan seorang transgender. Alasan melakukan semua itu bisa bikin kamu menangis. Dream - Seorang anak akan melakukan apapun untuk memb...

Save
SALUTE. 👍👍👍 Brilio.net - Cinta sejati dibuktikan dengan menerima pasangan terlepas bagaimana pun keadaannya. Bukan hanya saat berada dalam kondisi bahagia, melainkan juga saat kondisi paling buruk sekali pun. Saat kita berada roda kehidupan paling bawah, di situlah kesetiaan pasangan diuji. Kisah pasangan asal Filipina ini bisa menjadi contohnya.Awal tahun ini, pasangan suami istri Shieka dan Francis bersuka cita karena akan dikaruniai bayi kembar. "Dia sangat bahagia, setiap kali ia bertemu orang di jalan, ia selalu mengatakan kalau dirinya akan mempunyai anak kembar," kenang Shieka. Namun kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama. Suatu hari saat Francis pulang kerja, ia mengeluhkan sakit di dadanya setelah lembur semalaman. Ia juga mengalami batuk-batuk. Francis nyaris meninggal saat tiba di rumah sakit. Beruntung dokter bertindak cepat, sehingga nyawanya berhasil tertolong.Setelah dilakukan pemeriksaan, ia ternyata mengidap Hypoxic and Ischemic Encephalopathy (HIE), suatu kondisi dimana otak mengalami kerusakan akibat tidak menerima cukup oksigen dan darah. Kondisi otaknya juga rusak dan kini Francis terbaring koma. Ia berada di ICU selama 3 bulan sebelum akhirnya diizinkan pulang.Bulan Agustus lalu, istri Francis akhirnya melahirkan anak kembar yang sudah lama dinanti. Sayangnya, Francis tidak bisa merasakan kebahagiaan dan menggendong anaknya karena masih dalam kondisi koma. Bahkan, ia tidak bisa melihat wajah anaknya karena mengalami kebutaan akibat komplikasi.Kendati kondisi suaminya semakin parah, Shieka tak pernah patah semangat. "Aku sangat mencintainya dan aku akan melakukan apapun demi suamiku," kata dia yang dikutip brilio.net dari viral4real, Sabtu (24-9). salaminspirasi Pasangan terbaik: Kisah istri setia temani suaminya koma selama 9 bulan ini bikin haru Saat kita berada roda kehidupan paling bawah, di situlah kesetiaan pasangan diuji. Tony Febryanto SALUTE. 👍👍👍 Brilio.net - Cinta sejati dibuktikan dengan menerima pasangan terlepas bagaimana pun keadaannya. Bukan hanya saat berada dalam kondisi bahagia, melainkan juga saat kondisi paling buruk sekali pun. Saat kita berada roda kehidupan paling bawah, di situlah kesetiaan pasangan diuji. Kisah pasangan asal Filipina ini bisa menjadi contohnya.Awal tahun ini, pasangan suami istri Shieka dan Francis bersuka cita karena akan dikaruniai bayi kembar. "Dia sangat bahagia, setiap kali ia bertemu orang di jalan, ia selalu mengatakan kalau dirinya akan mempunyai anak kembar," kenang Shieka. Namun kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama. Suatu hari saat Francis pulang kerja, ia mengeluhkan sakit di dadanya setelah lembur semalaman. Ia juga mengalami batuk-batuk. Francis nyaris meninggal saat tiba di rumah sakit. Beruntung dokter bertindak cepat, sehingga nyawanya berhasil tertolong.Setelah dilakukan pemeriksaan, ia ternyata mengidap Hypoxic and Ischemic Encephalopathy (HIE), suatu kondisi dimana otak mengalami kerusakan akibat tidak menerima cukup oksigen dan darah. Kondisi otaknya juga rusak dan kini Francis terbaring koma. Ia berada di ICU selama 3 bulan sebelum akhirnya diizinkan pulang.Bulan Agustus lalu, istri Francis akhirnya melahirkan anak kembar yang sudah lama dinanti. Sayangnya, Francis tidak bisa merasakan kebahagiaan dan menggendong anaknya karena masih dalam kondisi koma. Bahkan, ia tidak bisa melihat wajah anaknya karena mengalami kebutaan akibat komplikasi.Kendati kondisi suaminya semakin parah, Shieka tak pernah patah semangat. "Aku sangat mencintainya dan aku akan melakukan apapun demi suamiku," kata dia yang dikutip brilio.net dari viral4real, Sabtu (24-9). salaminspirasi Pasangan terbaik

SALUTE. 👍👍👍 Brilio.net - Cinta sejati dibuktikan dengan menerima pasangan terlepas bagaimana pun keadaannya. Bukan hanya saat berada dala...

Save
James Rodriguez menyatakan pintu untuk kembali berkarir di Real Madrid belum tertutup baginya, meski ia telah resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Bayern Munich pada (12-7). . "Kami memiliki bebrapa pemain hebat dan saya haru berjuang untuk mendapatkan posisi inti. Pintu untuk kembali ke Real Madrid masih terbuka, tapi untuk saat ini saya hanya memikirkan tentang dua tahun di sini. Setelah itu kita akan lihat kembali dan membuat keputusan," ujar James di sesi konferensi pers. . Pemain timnas Kolombia itu telah sepakat bergabung sebagai pemain pinjaman selama dua tahun di Bayern, dengan harapan bisa kembali menampilkan performa terbaiknya setelah kesulitan mendapatkan kesempatan tampil di tim utama Real Madrid asuhan Zinedine Zidane. . infia infiasoccer: in Pemain bintang yang kini dipinjamkan ke Bayern Munich itu nampaknya enggan menutup kemungkinan kembali ke Real Madrid. Foto: fcbayern James Rodriguez menyatakan pintu untuk kembali berkarir di Real Madrid belum tertutup baginya, meski ia telah resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Bayern Munich pada (12-7). . "Kami memiliki bebrapa pemain hebat dan saya haru berjuang untuk mendapatkan posisi inti. Pintu untuk kembali ke Real Madrid masih terbuka, tapi untuk saat ini saya hanya memikirkan tentang dua tahun di sini. Setelah itu kita akan lihat kembali dan membuat keputusan," ujar James di sesi konferensi pers. . Pemain timnas Kolombia itu telah sepakat bergabung sebagai pemain pinjaman selama dua tahun di Bayern, dengan harapan bisa kembali menampilkan performa terbaiknya setelah kesulitan mendapatkan kesempatan tampil di tim utama Real Madrid asuhan Zinedine Zidane. . infia infiasoccer

James Rodriguez menyatakan pintu untuk kembali berkarir di Real Madrid belum tertutup baginya, meski ia telah resmi diperkenalkan sebagai...

Save
Gadis ini memang berasal dari keluarga pas-pasan. Ibunya, Ngatinem, menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga. Dia bekerja keras sejak suaminya meninggal pada 2007 lalu. Bukan cuma menggoreng gorengan, Ngatinem juga bekerja serabutan. Biasanya, dia menitipkan gorengannya ke tetangga untuk dijual di sebuah kantin sekolah. Pekerjaan tak tetap ini tak mendatangkan banyak uang. Penghasilan setiap bulannya pun tidak pernah lebih dari Rp500 ribu. "Gak tentu kerjanya, kalau ada tetangga yang minta tolong baru kerja. Kalau tidak ada ya di rumah saja sambil buat gorengan untuk dijual ke kantin," jelas Ngatinem. Untungnya, dia dibantu kedua anakyang yang telah berkeluarga untuk membiayai kebutuhan sehari-hari. Meskipun keduanya bukan anak kandung, tetapi mereka tetap mendukung dan membantu Dyah, anak semata wayangnya. Ternyata, Dyah dapat berkuliah di salah satu universitas top di Indonesia ini berkat beasiswa bidikmisi. Berkat kerja keras dan kemauan yang kuat,Dyah akhirnya mampu meraih cita-citanya untuk berkuliah di jurusan tersebut. Dyah, yang pada saat diterima di UGM masih berusia 19 tahun, memang sudah bercita-cita menjadi dokter sejak dia kecil. Ketika mendengar kabar dirinya diterima di kampus terkenal ini, dia tak mampu menahan rasa gembira dan haru. Dia pun langsung memeluk ibunya ketika mendengar berita baik ini. "Waktu dikabari kakak kalau diterima di FK UGM saya langsung berpelukan dengan ibu senang dan haru campur aduk jadi satu. Gak nyangka bisa diterima di jurusan favorit kebanyakan pelajar dengan persaingannya cukup ketat," katanya, seperti yang dikutip dari situs resmi UGM. Dyah, yang tinggal di daerah Nyamplung Kidul, Balecatur, Gamping, Sleman, Yogyakarta ini, ingin menjadi dokter karena masih sedikit dokter di kampungnya. Kondisi inilah yang membuatnya bertekad ingin menjadi dokter, agar bisa menolong dan melayani masyarakat. Dyah yang terlahir dari keluarga yang sangat sederhana, membuatnya terbiasa hidup prihatin. Namun, keadaan yang buruk ini tak membuatnya pasrah begitu saja. Dia lantas bekerja keras dengan tekun belajar sejak duduk di Sekolah Dasar. Ternyata, kerja keras dan ketekunannya ini membuahkan hasil yang luar biasa: HomeInspiration Kisah Dyah, Anak Tukang Gorengan yang Diterima di Kedokteran UGM Oleh Karla Farhana pada 06 Jul 2017, 14:14 WIB LINE Gadis ini memang berasal dari keluarga pas-pasan. Ibunya, Ngatinem, menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga. Dia bekerja keras sejak suaminya meninggal pada 2007 lalu. Bukan cuma menggoreng gorengan, Ngatinem juga bekerja serabutan. Biasanya, dia menitipkan gorengannya ke tetangga untuk dijual di sebuah kantin sekolah. Pekerjaan tak tetap ini tak mendatangkan banyak uang. Penghasilan setiap bulannya pun tidak pernah lebih dari Rp500 ribu. "Gak tentu kerjanya, kalau ada tetangga yang minta tolong baru kerja. Kalau tidak ada ya di rumah saja sambil buat gorengan untuk dijual ke kantin," jelas Ngatinem. Untungnya, dia dibantu kedua anakyang yang telah berkeluarga untuk membiayai kebutuhan sehari-hari. Meskipun keduanya bukan anak kandung, tetapi mereka tetap mendukung dan membantu Dyah, anak semata wayangnya. Ternyata, Dyah dapat berkuliah di salah satu universitas top di Indonesia ini berkat beasiswa bidikmisi. Berkat kerja keras dan kemauan yang kuat,Dyah akhirnya mampu meraih cita-citanya untuk berkuliah di jurusan tersebut. Dyah, yang pada saat diterima di UGM masih berusia 19 tahun, memang sudah bercita-cita menjadi dokter sejak dia kecil. Ketika mendengar kabar dirinya diterima di kampus terkenal ini, dia tak mampu menahan rasa gembira dan haru. Dia pun langsung memeluk ibunya ketika mendengar berita baik ini. "Waktu dikabari kakak kalau diterima di FK UGM saya langsung berpelukan dengan ibu senang dan haru campur aduk jadi satu. Gak nyangka bisa diterima di jurusan favorit kebanyakan pelajar dengan persaingannya cukup ketat," katanya, seperti yang dikutip dari situs resmi UGM. Dyah, yang tinggal di daerah Nyamplung Kidul, Balecatur, Gamping, Sleman, Yogyakarta ini, ingin menjadi dokter karena masih sedikit dokter di kampungnya. Kondisi inilah yang membuatnya bertekad ingin menjadi dokter, agar bisa menolong dan melayani masyarakat. Dyah yang terlahir dari keluarga yang sangat sederhana, membuatnya terbiasa hidup prihatin. Namun, keadaan yang buruk ini tak membuatnya pasrah begitu saja. Dia lantas bekerja keras dengan tekun belajar sejak duduk di Sekolah Dasar. Ternyata, kerja keras dan ketekunannya ini membuahkan hasil yang luar biasa

Gadis ini memang berasal dari keluarga pas-pasan. Ibunya, Ngatinem, menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga. Dia bekerja keras seja...

Save
Brilio.net - Keluarga adalah segalanya. Tak heran bila ada seorang kakak yang rela melakukan apa saja demi adik atau saudaranya. Sama halnya yang dilakukan oleh seorang remaja yang banting tulang mengumpulkan uang untuk biaya perawatan adiknya ini.Remaja itu diketahui bernama Ma dan merupakan siswa SMA yang berasal dari sebuah desa miskin di provinsi Hubei, China. Kondisi keluarganya memprihatinkan dan hidup dalam keterbatasan. Keadaan keluarga Ma makin memburuk saat adik laki-laki Ma yang baru berusia 3 tahun didiagnosa menderita leukimia.Meskipun kondisi keluarganya memprihatinkan, Ma menolak untuk menyerah memperjuangkan sang adik. Jadi, ia memutuskan untuk giat belajar agar bisa menjadi seorang dokter dengan harapan kelak bisa mengobati sang adik."Aku harus masuk ke sekolah kedokteran, hanya dengan cara itu aku bisa mengobati adikku," katanya.Ma belajar dengan keras pada ujian akhirnya dan berhasil mendapatkan nilai 456. Sehari setelah menjalani ujian, Ma memutuskan untuk bekerja sebagai buruh bantu kedua orang tuanya juga bekerja sejak sebulan yang lalu. Sedangkan neneknya yang berusia 80 tahun tetap ada di rumah merawat sang adik yang sedang sakit.Ma mengaku rela melakukan apapun untuk mengumpulkan uang untuk biaya pengobatan adiknya. Ia mengangkat batu bata, menyekop pasir dan melakukan pekerjaan apapun demi mendapatkan uang 100 Yuan atau sekitar Rp 200 ribu setiap harinya.Kisah hidupnya yang menyentuh ini dipublikasikan oleh media lokal dan jadi viral di dunia maya. Cerita tentang perjuangan Ma bahkan sudah ditonton lebih dari 3 juta kali. Selain itu tak sedikit masyarakat yang mengirimkan donasi untuk keluarga Ma.Hanya dalam waktu 24 jam, 600 ribu Yuan atau sekitar Rp 1 miliar berhasil dikumpulkan. Jumlah ini cukup untuk membiayai operasi transplantasi sumsum tulang sang adik. Ma, yang saat itu sedang bekerja, menangis usai mengetahu kabar ini."Akhirnya, adikku bisa diselamatkan!" tambahnya .Salut untuk perjuangan Ma dan semoga adiknya bisa menjalani transplantasi sumsum tulang dengan selamat dan memenangkan pertarungan melawan leukemia. salaminspirasi: 05 Juli 2017 23:05 Kisah haru remaja banting tulang demi obati adiknya yang idap leukemia Sang kakak menolak untuk menyerah. Ismarlina Mokodompit Brilio.net - Keluarga adalah segalanya. Tak heran bila ada seorang kakak yang rela melakukan apa saja demi adik atau saudaranya. Sama halnya yang dilakukan oleh seorang remaja yang banting tulang mengumpulkan uang untuk biaya perawatan adiknya ini.Remaja itu diketahui bernama Ma dan merupakan siswa SMA yang berasal dari sebuah desa miskin di provinsi Hubei, China. Kondisi keluarganya memprihatinkan dan hidup dalam keterbatasan. Keadaan keluarga Ma makin memburuk saat adik laki-laki Ma yang baru berusia 3 tahun didiagnosa menderita leukimia.Meskipun kondisi keluarganya memprihatinkan, Ma menolak untuk menyerah memperjuangkan sang adik. Jadi, ia memutuskan untuk giat belajar agar bisa menjadi seorang dokter dengan harapan kelak bisa mengobati sang adik."Aku harus masuk ke sekolah kedokteran, hanya dengan cara itu aku bisa mengobati adikku," katanya.Ma belajar dengan keras pada ujian akhirnya dan berhasil mendapatkan nilai 456. Sehari setelah menjalani ujian, Ma memutuskan untuk bekerja sebagai buruh bantu kedua orang tuanya juga bekerja sejak sebulan yang lalu. Sedangkan neneknya yang berusia 80 tahun tetap ada di rumah merawat sang adik yang sedang sakit.Ma mengaku rela melakukan apapun untuk mengumpulkan uang untuk biaya pengobatan adiknya. Ia mengangkat batu bata, menyekop pasir dan melakukan pekerjaan apapun demi mendapatkan uang 100 Yuan atau sekitar Rp 200 ribu setiap harinya.Kisah hidupnya yang menyentuh ini dipublikasikan oleh media lokal dan jadi viral di dunia maya. Cerita tentang perjuangan Ma bahkan sudah ditonton lebih dari 3 juta kali. Selain itu tak sedikit masyarakat yang mengirimkan donasi untuk keluarga Ma.Hanya dalam waktu 24 jam, 600 ribu Yuan atau sekitar Rp 1 miliar berhasil dikumpulkan. Jumlah ini cukup untuk membiayai operasi transplantasi sumsum tulang sang adik. Ma, yang saat itu sedang bekerja, menangis usai mengetahu kabar ini."Akhirnya, adikku bisa diselamatkan!" tambahnya .Salut untuk perjuangan Ma dan semoga adiknya bisa menjalani transplantasi sumsum tulang dengan selamat dan memenangkan pertarungan melawan leukemia. salaminspirasi

Brilio.net - Keluarga adalah segalanya. Tak heran bila ada seorang kakak yang rela melakukan apa saja demi adik atau saudaranya. Sama hal...

Save
Seperti yang dikisahkan seorang pengguna Facebook bernama Intan Mitra Konveksi, Sabtu (18-3) lalu. Intan yang saat itu mengikuti pameran di Ponpes Tebuireng dibuat haru oleh keinginan kuat santri kecil yang ingin membelikan baju untuk ibunya dengan uang yang ia sisihkan sendiri."Disaat kami mengikuti pameran diponpes tebuireng sangat membuat hati ini menangis terharu..entah malaikat apa yg menggerakkan langkah kaki anak ini..sdh 2 kali dia bolakbalik menanyakan baju cantik yg dipajang dipatung pameran," tulisnya seperti dilansir brilio.net, Senin (20-3).Pertama ia datang menanyakan harga sebuah baju yang dihargai Rp 200 ribu oleh Intan. Mungkin karena uangnya kurang, ia mengurungkan niatnya dan berlari meninggalkan stand pameran Namun sore, saat itu hujan turun dengan derasnya, anak kecil tersebut kembali datang ke stand dan menanyakan harga baju yang sama. Penasaran karena Intan mengira, ada orang yang menyuruh santri kecil asal Surabaya, Jawa Timur tersebut menanyakan harga, Intan pun menanyakan alasan kenapa anak tersebut tanya harga baju yang sama sebanyak dua kali. Dan kali ini jawabannya bikin haru."Anak kcl : mbak bajunya brp Me : 200 rb dik..kenapa dik? Adik disuruh siapa? Anak kcl : gak ada yg nyuruh bu..saya sendiri pingin belikan ibu saya.. Me : masyaAlloh..mulia banget nih anak pikirku..ternyata dia pingin banget belikan baju buat ibunya dr uang saku yg dikumpulkan.. Anak kcl..: carikan yg murah ya bu katanya," lanjut Intan dalam unggahannya yang sudah dibagikan sebanyak lebih dari 11 ribu kali.Singkat cerita, ia kemudian memilih sebuah baju warna cokelat seharga Rp 100 ribu. Setelah deal, ia kemudian berlari mengambil uang di pondoknya, ia dengan basah kuyup kembali ke stand."Ya Alloh muliakan anak ini.dia rela gak punya uang saku demi menyenangkan ibunya dgn membelikan baju bagus yg sebenarnya uangnya gak cukup buat beli..dia rela kehujanan basah kuyup demi sepotong baju cantik buat ibunya tersayang," Intan mendoakan anak tersebut dengan ikhlas.Berikut video percakapan antara santri kecil tersebut dengan Intan yang juga ia unggah dalam unggahan di media sosial tersebut. Lihatlah niat mulia si santri polos yang bikin haru. salaminspirasi: Kisah santri cilik yang ingirn belikan baju buat ibunya ini bikin haru Namun sore, saat itu hujan turun dengan derasnya, anak kecil tersebut kembali datang ke stand dan menanyakan harga baju yang sama. Angga Roni Priambodo K Home Made Order by NCERIN NSTAN HIUAB 40.00o NCERIN NSTAN HIUAB 40 000 Seperti yang dikisahkan seorang pengguna Facebook bernama Intan Mitra Konveksi, Sabtu (18-3) lalu. Intan yang saat itu mengikuti pameran di Ponpes Tebuireng dibuat haru oleh keinginan kuat santri kecil yang ingin membelikan baju untuk ibunya dengan uang yang ia sisihkan sendiri."Disaat kami mengikuti pameran diponpes tebuireng sangat membuat hati ini menangis terharu..entah malaikat apa yg menggerakkan langkah kaki anak ini..sdh 2 kali dia bolakbalik menanyakan baju cantik yg dipajang dipatung pameran," tulisnya seperti dilansir brilio.net, Senin (20-3).Pertama ia datang menanyakan harga sebuah baju yang dihargai Rp 200 ribu oleh Intan. Mungkin karena uangnya kurang, ia mengurungkan niatnya dan berlari meninggalkan stand pameran Namun sore, saat itu hujan turun dengan derasnya, anak kecil tersebut kembali datang ke stand dan menanyakan harga baju yang sama. Penasaran karena Intan mengira, ada orang yang menyuruh santri kecil asal Surabaya, Jawa Timur tersebut menanyakan harga, Intan pun menanyakan alasan kenapa anak tersebut tanya harga baju yang sama sebanyak dua kali. Dan kali ini jawabannya bikin haru."Anak kcl : mbak bajunya brp Me : 200 rb dik..kenapa dik? Adik disuruh siapa? Anak kcl : gak ada yg nyuruh bu..saya sendiri pingin belikan ibu saya.. Me : masyaAlloh..mulia banget nih anak pikirku..ternyata dia pingin banget belikan baju buat ibunya dr uang saku yg dikumpulkan.. Anak kcl..: carikan yg murah ya bu katanya," lanjut Intan dalam unggahannya yang sudah dibagikan sebanyak lebih dari 11 ribu kali.Singkat cerita, ia kemudian memilih sebuah baju warna cokelat seharga Rp 100 ribu. Setelah deal, ia kemudian berlari mengambil uang di pondoknya, ia dengan basah kuyup kembali ke stand."Ya Alloh muliakan anak ini.dia rela gak punya uang saku demi menyenangkan ibunya dgn membelikan baju bagus yg sebenarnya uangnya gak cukup buat beli..dia rela kehujanan basah kuyup demi sepotong baju cantik buat ibunya tersayang," Intan mendoakan anak tersebut dengan ikhlas.Berikut video percakapan antara santri kecil tersebut dengan Intan yang juga ia unggah dalam unggahan di media sosial tersebut. Lihatlah niat mulia si santri polos yang bikin haru. salaminspirasi
Save
😭😭😭😭 dibaca guys Salah satu Anugerah yang berharga dari Tuhan yaitu Anak, Mereka didatangkan ke dunia untuk dirawat dengan penuh kasih sayang hingga kelak menjadi manusia yang berguna. Yang bertugas merawat dan menjaga sang buah hati adalah orang Tua. Namun, apa jadinya jika situasi itu justru terbalik, seperti yang dialami oleh bocah usia 5 tahun di Cina, yang bernama Anna Wang. Anak seusia ini tentuna berharap masa kecilnya dilalui hanya dengan bermain bersama teman – temannya, tapi tidak untuk Anna Wang. Ia harus mengasuh sang nenek sendirian mengingat umurnya yang kini menginjak 92 tahun. Bapaknya terpaksa dipenjara untuk alasan yang belum diketahui ketika ia berusia tiga bulan. Dan Ibunya malah menikah lagi dengan pria lain dan menelantarkan gadis kecil ini sesaat setalah pernikahannya. Anna tinggal di belakang pegunungan Zutin dengan neneknya yang mengalami penyakit rematik. Ia bahkan melakukan secara sendiri, dimulai dari mengumpulkan makanan hingga memasaknya. Dan bahkan ia juga melakukan beberapa pekerjaan orang dewasa seperti membersihkan rumah dan mengurus sang nenek saat di toilet. Beruntungnya, seorang tetangga yang baik hati memperbolehkan Anna untuk mengambil beberapa sayuran di area pertanian mereka, kemudian menceritakan keinginannya kepada sebuah media Cina bahwa ia ingin hidup dalam kondisi sehat untuk keluarganya. Pada gambar yang terabadikan itu, Anna sama sekali tak terlihat raut kesedihan pada wajahnya, justru ia kerap tersenyum dalam beberapa momen. Namun, ketika memandangi foto sang ayah, tampaknya Anna tak dapat lagi menyembunyikan kepiluannya. Air matanya yang tertumpah adalah sarat kerinduan dan kesedihan yang selama ini ia simpan. Karena betapa pun kuat ia terlihat, Anna tetap seorang anak yang butuh kasih sayang dari orang tuanya: berkabaro Bikin Haru!! Anak Berusia 5 Tahun Ini Rawat Neneknya Sendirian Penulis Juna-21:00 3 Juli 2017 ® 102 0 😭😭😭😭 dibaca guys Salah satu Anugerah yang berharga dari Tuhan yaitu Anak, Mereka didatangkan ke dunia untuk dirawat dengan penuh kasih sayang hingga kelak menjadi manusia yang berguna. Yang bertugas merawat dan menjaga sang buah hati adalah orang Tua. Namun, apa jadinya jika situasi itu justru terbalik, seperti yang dialami oleh bocah usia 5 tahun di Cina, yang bernama Anna Wang. Anak seusia ini tentuna berharap masa kecilnya dilalui hanya dengan bermain bersama teman – temannya, tapi tidak untuk Anna Wang. Ia harus mengasuh sang nenek sendirian mengingat umurnya yang kini menginjak 92 tahun. Bapaknya terpaksa dipenjara untuk alasan yang belum diketahui ketika ia berusia tiga bulan. Dan Ibunya malah menikah lagi dengan pria lain dan menelantarkan gadis kecil ini sesaat setalah pernikahannya. Anna tinggal di belakang pegunungan Zutin dengan neneknya yang mengalami penyakit rematik. Ia bahkan melakukan secara sendiri, dimulai dari mengumpulkan makanan hingga memasaknya. Dan bahkan ia juga melakukan beberapa pekerjaan orang dewasa seperti membersihkan rumah dan mengurus sang nenek saat di toilet. Beruntungnya, seorang tetangga yang baik hati memperbolehkan Anna untuk mengambil beberapa sayuran di area pertanian mereka, kemudian menceritakan keinginannya kepada sebuah media Cina bahwa ia ingin hidup dalam kondisi sehat untuk keluarganya. Pada gambar yang terabadikan itu, Anna sama sekali tak terlihat raut kesedihan pada wajahnya, justru ia kerap tersenyum dalam beberapa momen. Namun, ketika memandangi foto sang ayah, tampaknya Anna tak dapat lagi menyembunyikan kepiluannya. Air matanya yang tertumpah adalah sarat kerinduan dan kesedihan yang selama ini ia simpan. Karena betapa pun kuat ia terlihat, Anna tetap seorang anak yang butuh kasih sayang dari orang tuanya

😭😭😭😭 dibaca guys Salah satu Anugerah yang berharga dari Tuhan yaitu Anak, Mereka didatangkan ke dunia untuk dirawat dengan penuh kasih sa...

Save
Sebuah kisah yang bikin terenyuh dan haru baru saja datang dari sebuah keluarga di Malaysia. Dikutip dari laman KapanLagi.com, keluarga tersebut adalah keluarga seorang ayah bernama Jeffry (41). Pada tahun 2006 lalu, Jeffry mengalami kecelakaan dan mengalami patah tulang ekor. Kondisi ini akhirnya memaksanya untuk berhenti bekerja. Sayang, kebutuhannya terus bertambah setiap hari sedangkan ia tak lagi bekerja dan memiliki uang cukup seperti dulu lagi. Inilah yang membuat Jeffry bersama istri dan empat anaknya harus hidup menggelandang dan terlunta-lunta di bawah fly over Panda Perdana, Malaysia. Jeffry tidak bisa membayar uang sewa apartemen. Ia bersama keluarganya lalu diusir oleh pemilik apartemen. Jeffry mengatakan, "Aku memang berhutang biaya sewa apartemen, tapi aku sempat menawarkan untuk membayar Rp600 ribu dulu. Rupanya pemilik apartemen menolak. Kami terpaksa harus tinggal di sini." Sebelum sakit karena kecelakaan, suami dari wanita bernama Siti Nor Sazila Zakaria ini bekerja sebagai satpam. Tapi, setelah ia berhenti bekerja, ia mulai menyambung hidup dengan menjual barang daur ulang. Sayang, penghasilannya dari pekerjaan ini tak seberapa dan kurang untuk membiayai kebutuhan istri juga keempat anaknya yang masih kecil. Sebenarnya, Jeffry bersama keluarganya telah tinggal di apartemen selama 11 tahun. Karena belum bisa membayar sewanya di bulan-bulan terakhir ini, ia pun diusir oleh pemilik apartemen. Tidak diketahui sampai kapan Jeffry bersama keluarganya akan tinggal di bawah Fly Over. Kisah yang benar-benar bikin terenyuh dan sedih ya. Kita semua tentu berharap keluarga ini bisa segera menyelesaikan masalah ini dan bisa tinggal di tempat yang lebih baik. (vem-mim) salaminspirasi: VEMALE/RAGAM Berhenti Kerja Karena Sakit, Nasih Keluarga Ini Bikin Terenyuh 4 UUT4 MAN BERLESEN Photo: Copyright KapanLagi.com Sebuah kisah yang bikin terenyuh dan haru baru saja datang dari sebuah keluarga di Malaysia. Dikutip dari laman KapanLagi.com, keluarga tersebut adalah keluarga seorang ayah bernama Jeffry (41). Pada tahun 2006 lalu, Jeffry mengalami kecelakaan dan mengalami patah tulang ekor. Kondisi ini akhirnya memaksanya untuk berhenti bekerja. Sayang, kebutuhannya terus bertambah setiap hari sedangkan ia tak lagi bekerja dan memiliki uang cukup seperti dulu lagi. Inilah yang membuat Jeffry bersama istri dan empat anaknya harus hidup menggelandang dan terlunta-lunta di bawah fly over Panda Perdana, Malaysia. Jeffry tidak bisa membayar uang sewa apartemen. Ia bersama keluarganya lalu diusir oleh pemilik apartemen. Jeffry mengatakan, "Aku memang berhutang biaya sewa apartemen, tapi aku sempat menawarkan untuk membayar Rp600 ribu dulu. Rupanya pemilik apartemen menolak. Kami terpaksa harus tinggal di sini." Sebelum sakit karena kecelakaan, suami dari wanita bernama Siti Nor Sazila Zakaria ini bekerja sebagai satpam. Tapi, setelah ia berhenti bekerja, ia mulai menyambung hidup dengan menjual barang daur ulang. Sayang, penghasilannya dari pekerjaan ini tak seberapa dan kurang untuk membiayai kebutuhan istri juga keempat anaknya yang masih kecil. Sebenarnya, Jeffry bersama keluarganya telah tinggal di apartemen selama 11 tahun. Karena belum bisa membayar sewanya di bulan-bulan terakhir ini, ia pun diusir oleh pemilik apartemen. Tidak diketahui sampai kapan Jeffry bersama keluarganya akan tinggal di bawah Fly Over. Kisah yang benar-benar bikin terenyuh dan sedih ya. Kita semua tentu berharap keluarga ini bisa segera menyelesaikan masalah ini dan bisa tinggal di tempat yang lebih baik. (vem-mim) salaminspirasi

Sebuah kisah yang bikin terenyuh dan haru baru saja datang dari sebuah keluarga di Malaysia. Dikutip dari laman KapanLagi.com, keluarga t...

Save
Brilio.net - Keajaiban bisa terjadi dalam hidup setian insan di dunia. Seperti kisah yang dialami oleh bayi yang lahir selamat dari seorang ibu di Provinsi Nueva Ecija, Filipina. Dikutip brilio.net dari Viral4real, Senin (26-12), dalam cerita yang diunggah oleh akun Facebook Coco Marvin, sang ibu awalnya dilarikan ke rumah sakit setelah berada di ruang kerja sejak sehari sebelumnya. Staf rumah sakit terkejut menemukan kepala bayi sudah terlihat setengah dan terjebak dalam 'lubang kelahiran' ibunya. Tak menunggu waktu lama, tim medis segera memberikan penanganan terhadap sang ibu dan bayinya. Namun rupanya tim medis masih harus menghadapi masalah lain. Bayi itu tidak responsif alias tidak menangis begitu dilahirkan dan tampaknya susah bernapas. Sang ibu menangis saat menyadari ada sesuatu yang tak beres dengan buah hatinya.Dokter yang bertanggung jawab, Marie Jo meminta sang ibu untuk tidak menangis namun sebaiknya berdoa. Selama beberapa menit, Marie beserta timnya, Minerva dan Carol bekerja keras untuk menyelamatkan nyawa bayi. Mereka tidak memotong tali pusar ketika mencoba untuk menyadarkan si kecil supaya ia tidak kehilangan banyak darah dan tetap menerima asupan oksigen melalui ibunya.Setelah susah payah, para dokter lega mendengar bayi itu akhirnya menjerit kecil kemudian menangis. Tangisan tersebut menandakan bahwa ia masih hidup dan sehat. Sungguh momen menegangkan dan haru biru salaminspirasi Perjuangan seorang ibu: Usaha dokter selamatkan bayi ini bikin tegang dan air mata menetes Kepala bayi sudah terlihat setengah dan terjebak dalam 'lubang kelahiran' ibunya. Ismarlina Mokodompit Brilio.net - Keajaiban bisa terjadi dalam hidup setian insan di dunia. Seperti kisah yang dialami oleh bayi yang lahir selamat dari seorang ibu di Provinsi Nueva Ecija, Filipina. Dikutip brilio.net dari Viral4real, Senin (26-12), dalam cerita yang diunggah oleh akun Facebook Coco Marvin, sang ibu awalnya dilarikan ke rumah sakit setelah berada di ruang kerja sejak sehari sebelumnya. Staf rumah sakit terkejut menemukan kepala bayi sudah terlihat setengah dan terjebak dalam 'lubang kelahiran' ibunya. Tak menunggu waktu lama, tim medis segera memberikan penanganan terhadap sang ibu dan bayinya. Namun rupanya tim medis masih harus menghadapi masalah lain. Bayi itu tidak responsif alias tidak menangis begitu dilahirkan dan tampaknya susah bernapas. Sang ibu menangis saat menyadari ada sesuatu yang tak beres dengan buah hatinya.Dokter yang bertanggung jawab, Marie Jo meminta sang ibu untuk tidak menangis namun sebaiknya berdoa. Selama beberapa menit, Marie beserta timnya, Minerva dan Carol bekerja keras untuk menyelamatkan nyawa bayi. Mereka tidak memotong tali pusar ketika mencoba untuk menyadarkan si kecil supaya ia tidak kehilangan banyak darah dan tetap menerima asupan oksigen melalui ibunya.Setelah susah payah, para dokter lega mendengar bayi itu akhirnya menjerit kecil kemudian menangis. Tangisan tersebut menandakan bahwa ia masih hidup dan sehat. Sungguh momen menegangkan dan haru biru salaminspirasi Perjuangan seorang ibu

Brilio.net - Keajaiban bisa terjadi dalam hidup setian insan di dunia. Seperti kisah yang dialami oleh bayi yang lahir selamat dari seora...

Save
Brilio.net - Sebelas tahun lalu, seorang bayi perempuan yang baru lahir ditinggalkan orangtua kandungnya di sebuah rumah sakit di Guangdong, Tiongkok. Seorang petani bernama Zheng yang saat itu berada di rumah sakit yang sama, telah memutuskan untuk mengadopsi bayi mungil yang ditelantarkan tersebut. Gadis itu kemudian diberi nama Xiao Qi dan dirawat dengan baik oleh Zheng sebagai orangtua angkatnya.Pada tahun 2010, Zheng tiba-tiba saja menderita tekanan darah tinggi. Kondisi tersebut memicu kelumpuhan dari pinggang ke bawah. Tak lama setelah itu, istri Zheng pun meninggalkannya dan pergi begitu saja. Hanya ada Zheng yang lumpuh di rumah beserta anak angkatnya, Xiao Qi.Dua tahun kemudian, orangtua biologis Xiao Qi tiba-tiba muncul dan ingin membawa Xiao Qi pulang. Saat itulah Xiao Qi baru mengetahui kebenaran bahwa ternyata ia diadopsi. Ketika diminta memilih Xiao Qi harus tinggal dengan siapa, ia ternyata memilih orangtua angkatnya. Ia menolak ajakan orangtua kandungnya untuk pulang dan memutuskan tinggal bersama ayah angkatnya karena ingin membalas jasa Zheng.Pada tahun 2015, cobaan kembali muncul. Ibunda Zheng meninggal pada usia 90 tahun karena sakit. Xiao Qi yang berusia 11 tahun kini cuma memiliki ayah angkatnya yang lumpuh .Keadaan makin memburuk karena Zheng bukanlah orang yang memiliki kemampuan finansial yang baik. Mereka pun harus bergantung pada bantuan pemerintah.Belum cukup sampai disitu, Xiao Qi pun memiliki masalah tersendiri. Ketika diadopsi, Zheng ternyata tak mengurus surat-surat Xiao Qi sehingga membuatnya tak memiliki kewarganegaraan.Untungnya, pemerintah daerah mau membantu untuk mengurus status kewarganegaraan Xiao Qi. Masalah hidup yang ia alami mulai menemukan titik cerah setelah menerima banyak donasi dari orang-orang yang mengetahui kisahnya lewat media lokal. Xiao Qi akhirnya mempunyai cukup uang untuk memiliki tempat tinggal baru yang lebih layak dari sebelumnya. Selain itu, beberapa pengusaha juga menggalang dana untuk biaya pendidikan Xiao Qi. Sehingga ia tidak perlu khawatir tentang biaya pendidikannya hingga jenjang perguruan tinggi. salaminspirasi: 03 April 2017 21:08 Kisah haru gadis yang ditelantarkan orangtua kandungnya Saat akan dijemput orangtua kandungnya, gadis itu memilih tinggal bersama orangtua angkatnya yang miskin. Ismarlina Mokodompit Brilio.net - Sebelas tahun lalu, seorang bayi perempuan yang baru lahir ditinggalkan orangtua kandungnya di sebuah rumah sakit di Guangdong, Tiongkok. Seorang petani bernama Zheng yang saat itu berada di rumah sakit yang sama, telah memutuskan untuk mengadopsi bayi mungil yang ditelantarkan tersebut. Gadis itu kemudian diberi nama Xiao Qi dan dirawat dengan baik oleh Zheng sebagai orangtua angkatnya.Pada tahun 2010, Zheng tiba-tiba saja menderita tekanan darah tinggi. Kondisi tersebut memicu kelumpuhan dari pinggang ke bawah. Tak lama setelah itu, istri Zheng pun meninggalkannya dan pergi begitu saja. Hanya ada Zheng yang lumpuh di rumah beserta anak angkatnya, Xiao Qi.Dua tahun kemudian, orangtua biologis Xiao Qi tiba-tiba muncul dan ingin membawa Xiao Qi pulang. Saat itulah Xiao Qi baru mengetahui kebenaran bahwa ternyata ia diadopsi. Ketika diminta memilih Xiao Qi harus tinggal dengan siapa, ia ternyata memilih orangtua angkatnya. Ia menolak ajakan orangtua kandungnya untuk pulang dan memutuskan tinggal bersama ayah angkatnya karena ingin membalas jasa Zheng.Pada tahun 2015, cobaan kembali muncul. Ibunda Zheng meninggal pada usia 90 tahun karena sakit. Xiao Qi yang berusia 11 tahun kini cuma memiliki ayah angkatnya yang lumpuh .Keadaan makin memburuk karena Zheng bukanlah orang yang memiliki kemampuan finansial yang baik. Mereka pun harus bergantung pada bantuan pemerintah.Belum cukup sampai disitu, Xiao Qi pun memiliki masalah tersendiri. Ketika diadopsi, Zheng ternyata tak mengurus surat-surat Xiao Qi sehingga membuatnya tak memiliki kewarganegaraan.Untungnya, pemerintah daerah mau membantu untuk mengurus status kewarganegaraan Xiao Qi. Masalah hidup yang ia alami mulai menemukan titik cerah setelah menerima banyak donasi dari orang-orang yang mengetahui kisahnya lewat media lokal. Xiao Qi akhirnya mempunyai cukup uang untuk memiliki tempat tinggal baru yang lebih layak dari sebelumnya. Selain itu, beberapa pengusaha juga menggalang dana untuk biaya pendidikan Xiao Qi. Sehingga ia tidak perlu khawatir tentang biaya pendidikannya hingga jenjang perguruan tinggi. salaminspirasi

Brilio.net - Sebelas tahun lalu, seorang bayi perempuan yang baru lahir ditinggalkan orangtua kandungnya di sebuah rumah sakit di Guangdo...

Save
Bikin Haru! Kisah Kakek Lumpuh yang Semangat Mengajar Ngaji EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO 14 Juni 2017, 05:30 WIB KAB. WONOSOBO, INDONESIA Di kamarnya yang tak terlalu luas, Ahmad Wahno menghabiskan waktu. Terbaring kaku karena penyakit rheumatoid klorosis yang ia derita. Sesekali ia memiringkan posisi tubuhnya agar bisa berinteraksi dengan sekitar. Penyakit ini membuat tubuhnya lumpuh, tak bisa bergerak bebas. Tetapi ujian hidup itu ia terima dengan lapang dada. Sabar, itu kata kunci buat laki-laki yang kerap disapa Mbah Sino ini untuk terus melakukan sesuatu buat orang lain. Salah satunya dengan menjadi guru ngaji. Mbah Wahno sedang mengajar ngaji. (NET.CJ-Joko Winarno) Setiap hari Sekitar 150 santri datang menyambangi pria asli Lemiring, Mojotengah, Wonosobo, Jawa Tengah ini untuk belajar menulis dan membaca Alquran. Rumahnya tak pernah sepi, karena para santri silih berganti mengantri untuk belajar. Sebuah meja juga sengaja diletakkan sebelah ranjang tidurnya untuk menunjang proses belajar mengajar. Ketika santri datang, kakek 67 tahun ini langsung mengubah posisi tubuhnya dari telentang menjadi miring. Sembari memegang kayu atau tuding Alquran, ia telaten membimbing santri. Mbah Wahno sedang mengajar ngaji. (NET.CJ-Joko Winarno) Berbekal ilmu agama dan Alquran yang ia dapat saat menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Kalibeber, Wonosobo ia bertekat untuk mengajar. Biasanya para santri mulai datang pada siang hari hingga malam. “Kalau tidak digunakan ilmu yang sudah dipelajari nanti enggak ada manfaatnya. Supaya bermanfaat ilmunya ini satu-satunya cara,” kata Mbah Sino, saat temui pada Rabu, 7 Juni 2017. Mbah Sino sedang menulis doa-doa. (NET.CJ-Joko Winarno) Sembari menunggu muridnya, ia mengisi waktu luangnya Mbah Sino menuliskan doa-doa pada kertas yang kemudian diperbanyak dan dibagikan kepada santri serta warga sekitar. salaminspirasi @thenewbikingregetan: Bikin Haru! Kisah Kakek Lumpuh yang Semangat Mengajar Ngaji EDITOR YAYAN SUPRIYANTO Bikin Haru! Kisah Kakek Lumpuh yang Semangat Mengajar Ngaji EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO 14 Juni 2017, 05:30 WIB KAB. WONOSOBO, INDONESIA Di kamarnya yang tak terlalu luas, Ahmad Wahno menghabiskan waktu. Terbaring kaku karena penyakit rheumatoid klorosis yang ia derita. Sesekali ia memiringkan posisi tubuhnya agar bisa berinteraksi dengan sekitar. Penyakit ini membuat tubuhnya lumpuh, tak bisa bergerak bebas. Tetapi ujian hidup itu ia terima dengan lapang dada. Sabar, itu kata kunci buat laki-laki yang kerap disapa Mbah Sino ini untuk terus melakukan sesuatu buat orang lain. Salah satunya dengan menjadi guru ngaji. Mbah Wahno sedang mengajar ngaji. (NET.CJ-Joko Winarno) Setiap hari Sekitar 150 santri datang menyambangi pria asli Lemiring, Mojotengah, Wonosobo, Jawa Tengah ini untuk belajar menulis dan membaca Alquran. Rumahnya tak pernah sepi, karena para santri silih berganti mengantri untuk belajar. Sebuah meja juga sengaja diletakkan sebelah ranjang tidurnya untuk menunjang proses belajar mengajar. Ketika santri datang, kakek 67 tahun ini langsung mengubah posisi tubuhnya dari telentang menjadi miring. Sembari memegang kayu atau tuding Alquran, ia telaten membimbing santri. Mbah Wahno sedang mengajar ngaji. (NET.CJ-Joko Winarno) Berbekal ilmu agama dan Alquran yang ia dapat saat menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Kalibeber, Wonosobo ia bertekat untuk mengajar. Biasanya para santri mulai datang pada siang hari hingga malam. “Kalau tidak digunakan ilmu yang sudah dipelajari nanti enggak ada manfaatnya. Supaya bermanfaat ilmunya ini satu-satunya cara,” kata Mbah Sino, saat temui pada Rabu, 7 Juni 2017. Mbah Sino sedang menulis doa-doa. (NET.CJ-Joko Winarno) Sembari menunggu muridnya, ia mengisi waktu luangnya Mbah Sino menuliskan doa-doa pada kertas yang kemudian diperbanyak dan dibagikan kepada santri serta warga sekitar. salaminspirasi @thenewbikingregetan

Bikin Haru! Kisah Kakek Lumpuh yang Semangat Mengajar Ngaji EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO 14 Juni 2017, 05:30 WIB KAB. WONOSOBO, INDONESIA Di...

Save
TRIBUNNEWS.COM - Seorang anak melakukan hal yang tidak diduga saat mendekati hari raya Idul Fitri. Saat itu sang ibu pun kaget ketika anaknya mengajak mengunjungi makam adiknya yang meninggal di dalam rahim sang ibu. Ketika itu sang anak mengatakan kepada ibunya bahwa DIa ingin mengunjungi makam sang adik. "Mami nanti lebaran kita ke makam adik yuk," ucap sang anak kepada ibunya. Namun belum juga sang ibu menjawab, anaknya itu rupanya sudah membuat sebuah tulisan yanga ada di atas makam sang adik. Rupanya sang anak rindu dengan adiknya, meski sang adik diketahui belum sempat lahir ke dunia. Kondisi itu disebabkan karena sang adik meninggal di rahim sang ibu saat usia kandungan ibu berusia tiga bulan. Kisah yang dibagikan oleh sang ibu melalui akun facebooknya Widalia Aryani itu pun diketahui rupanya sang adik meninggal saat bulan Ramadan. Widalia pun menganggap bahwa anaknya itu teringat dengan sang adiknya yang meninggal pada ramadhan tahun lalu Entah pengetahuan dari mana, rupanya sag kakak sudah membuat sebuah tulisan di atas makam adiknya yang berukuran mini itu. salaminspirasi Selamat idul Fitri bagi teman2 yg merayakan mohon maaf lahir dan batin: UribunneWS.com Bocah Ini Bikin Tulisan Di Makam Adiknya, Ceritanya Bikin Haru Minggu, 25 Juni 2017 09:31 WIB kuburan odik Choi r ho da Dah oo0 TRIBUNNEWS.COM - Seorang anak melakukan hal yang tidak diduga saat mendekati hari raya Idul Fitri. Saat itu sang ibu pun kaget ketika anaknya mengajak mengunjungi makam adiknya yang meninggal di dalam rahim sang ibu. Ketika itu sang anak mengatakan kepada ibunya bahwa DIa ingin mengunjungi makam sang adik. "Mami nanti lebaran kita ke makam adik yuk," ucap sang anak kepada ibunya. Namun belum juga sang ibu menjawab, anaknya itu rupanya sudah membuat sebuah tulisan yanga ada di atas makam sang adik. Rupanya sang anak rindu dengan adiknya, meski sang adik diketahui belum sempat lahir ke dunia. Kondisi itu disebabkan karena sang adik meninggal di rahim sang ibu saat usia kandungan ibu berusia tiga bulan. Kisah yang dibagikan oleh sang ibu melalui akun facebooknya Widalia Aryani itu pun diketahui rupanya sang adik meninggal saat bulan Ramadan. Widalia pun menganggap bahwa anaknya itu teringat dengan sang adiknya yang meninggal pada ramadhan tahun lalu Entah pengetahuan dari mana, rupanya sag kakak sudah membuat sebuah tulisan di atas makam adiknya yang berukuran mini itu. salaminspirasi Selamat idul Fitri bagi teman2 yg merayakan mohon maaf lahir dan batin

TRIBUNNEWS.COM - Seorang anak melakukan hal yang tidak diduga saat mendekati hari raya Idul Fitri. Saat itu sang ibu pun kaget ketika ana...

Save
Baru-baru ini sebuah akun Facebook bernama Geo Tolentino Ringor memperlihatkan sebuah potret mengharukan bagaimana seorang bocah tunawisma mendapatkan sebungkus makanan dan apa yang dia lakukan terhadap makanan tersebut. Melansir dari Viral4real, pada Rabu (14-12-2016), Ringgor menceritakan bahwa kala itu dia dan suaminya John Benekdiktus pergi ke sebuah restoran Jollibee di Kota Wuezon, Filipina. Saat itu sang suami melihat seorang bocah tengah meminta-minta di jalanan. Karena kasihan, mereka kemudian membelikan makanan tambahan untuk diberikan kepada sang bocah malang tersebut. Saat hendak meninggalkan restoran, di luar restoran mereka melihat anak yang sama tengah duduk di pinggir jalan namun tak sendirian. Terlihat bocah laki-laki tadi menyuapi adik perempuannya. Keduanya tampak begitu bahagia, meski sebenarnya makanan tersebut tak cukup untuk keduanya. Dalam foto yang diunggah tersebut terlihat kakak beradik itu begitu tersenyum bahagia sambil berbagi makanan yang baru saja mereka dapatkan. Tentu saja foto yang beredar di Facebook tersebut mendapat tanggapan dari para netizen. Banyak dari mereka yang merasa iba karena seharusnya anak-anak seusia mereka berada dirumah, bermain dan belajar bukan malah mencari makanan. Namun keadaan yang memprihatinkan membuat mereka terpaksa harus mencari makan sendiri dari belas kasihan orang-orang dijalanan. salaminspirasi Ada kata2 yg mimin suka "Keduanya tampak begitu bahagia, meski sebenarnya makanan tersebut tak cukup untuk keduanya" LIKE & TAG TEMENMU JGN SAMPAI KEBAIKAN INI BERENTI DIKAMU. SEMOGA BERMANFAAT. 😊: KISAH HARU KISAH KAKAK YG MENYUAPIADIKNYA Ca sayaphati Baru-baru ini sebuah akun Facebook bernama Geo Tolentino Ringor memperlihatkan sebuah potret mengharukan bagaimana seorang bocah tunawisma mendapatkan sebungkus makanan dan apa yang dia lakukan terhadap makanan tersebut. Melansir dari Viral4real, pada Rabu (14-12-2016), Ringgor menceritakan bahwa kala itu dia dan suaminya John Benekdiktus pergi ke sebuah restoran Jollibee di Kota Wuezon, Filipina. Saat itu sang suami melihat seorang bocah tengah meminta-minta di jalanan. Karena kasihan, mereka kemudian membelikan makanan tambahan untuk diberikan kepada sang bocah malang tersebut. Saat hendak meninggalkan restoran, di luar restoran mereka melihat anak yang sama tengah duduk di pinggir jalan namun tak sendirian. Terlihat bocah laki-laki tadi menyuapi adik perempuannya. Keduanya tampak begitu bahagia, meski sebenarnya makanan tersebut tak cukup untuk keduanya. Dalam foto yang diunggah tersebut terlihat kakak beradik itu begitu tersenyum bahagia sambil berbagi makanan yang baru saja mereka dapatkan. Tentu saja foto yang beredar di Facebook tersebut mendapat tanggapan dari para netizen. Banyak dari mereka yang merasa iba karena seharusnya anak-anak seusia mereka berada dirumah, bermain dan belajar bukan malah mencari makanan. Namun keadaan yang memprihatinkan membuat mereka terpaksa harus mencari makan sendiri dari belas kasihan orang-orang dijalanan. salaminspirasi Ada kata2 yg mimin suka "Keduanya tampak begitu bahagia, meski sebenarnya makanan tersebut tak cukup untuk keduanya" LIKE & TAG TEMENMU JGN SAMPAI KEBAIKAN INI BERENTI DIKAMU. SEMOGA BERMANFAAT. 😊

Baru-baru ini sebuah akun Facebook bernama Geo Tolentino Ringor memperlihatkan sebuah potret mengharukan bagaimana seorang bocah tunawism...

Save
Dream - Sebuah foto yang diunggah ke Facebook membuat para pengguna media sosial terharu. Foto itu menampilkan gambar seorang slaes promotion girl (SPG) tangeh menyuapi seorang wanita tua tunawisma. Mungkin tak banyak orang mau melakukan itu. Jangankan menyuapi. Kebanyakan orang bahkan cenderung menghindar bila bertemu dengan gelandangan. Tapi tidak untuk SPG berhijab ini. SPG berseragam hijau yang bekerja pada sebuah toko serba ada (Toserba) di Salatiga, Jawa Tengah, ini dengan sabar menyuapi tunawisma tersebut. Banyak netizen yang tersentuh hatinya. Bersimpati, kagum dengan apa yang dilakukan SPG itu. salaminspirasi Artikel Dream. Com: Suapi Tunawisma, SPG Berhijab Bikin Haru Netizen NEXT INTRO 1 2 3 4 Dream - Sebuah foto yang diunggah ke Facebook membuat para pengguna media sosial terharu. Foto itu menampilkan gambar seorang slaes promotion girl (SPG) tangeh menyuapi seorang wanita tua tunawisma. Mungkin tak banyak orang mau melakukan itu. Jangankan menyuapi. Kebanyakan orang bahkan cenderung menghindar bila bertemu dengan gelandangan. Tapi tidak untuk SPG berhijab ini. SPG berseragam hijau yang bekerja pada sebuah toko serba ada (Toserba) di Salatiga, Jawa Tengah, ini dengan sabar menyuapi tunawisma tersebut. Banyak netizen yang tersentuh hatinya. Bersimpati, kagum dengan apa yang dilakukan SPG itu. salaminspirasi Artikel Dream. Com

Dream - Sebuah foto yang diunggah ke Facebook membuat para pengguna media sosial terharu. Foto itu menampilkan gambar seorang slaes promo...

Save
Home » Internasional » Asia Viral Foto Satpam Usap Dompet Sambil Menangis, Kisahnya Bikin Netizen Haru Rabu, 14 Juni 2017 23:55 WIB TRIBUNNEWS.COM - Seorang penjaga keamanan kepergok duduk menyendiri sedang nangis sambil mengusap dompet. Awalnya dikira sedih karena tak punya uang. Tapi saat dihampiri, ternyata lelaki tersebut sedih karena hal ini. Foto yang diposting akun Igkelantan ini menjadi viral. Tak hanya mendapat love sebanyak 2.478, netizen bahkan sampai ikut terharu saat tahu penyebabnya. Ada dua foto yang diposting. Lelaki tersebut duduk menyendiri di balik pagar kawat. Dia masih mengenakan kemeja putih. Rompi kuning stabilo masih dikenakannya. Lelaki itu tampak duduk menunduk. Dia juga tampak memegang dompet. Menurut keterangan yang ditulis, lelaki tersebut juga mengusap dompet yang dipegang. Sementara di foto kedua, lelaki itu tak lagi memegang dompet. Kedua lengannya direntangkan ke arah tembok. Awalnya memang dikira lelaki ini sedih karena tak punya uang. Tapi ternyata bukan. Simak kisah selengkapnya di bawah ini : Dia terlihat menangis. Aku lihat dia membuka dompetnya. Lama sekali dompet itu dia perhatikan. Sambil sesekali jari-jarinya mengelus-elus dompet tersebut. Namun yang membuatku merasa kasihan, sesekali satpam itu mengusap air mata yang meleleh di pipinya. Aku pun menduga dia sedang mengalami masalah keuangan karena tidak bisa mengirim ke kampung halaman. Rupanya aku salah. Saat aku intip, ternyata dia sedang memandangi foto anaknya. Aku pun paham bahwa seorang ayah yang jauh dari keluarga sedang merindukan anaknya. Begitulah kasih seorang ayah. Bila dekat, terlihat tegas. Tapi bila berjauhan, hatinya penuh kelembutan. Yang ada hanya air mata dan kasih sayang. (TribunnewsBogor.com-Ardhi Sanjaya salaminspirasi: Viral Foto Satpam Usap Dompet Sambil Menangis, Kisahnya Bikin Netizen Haru Rabu, 14 Juni 2017 23:55 WIB LINE Home » Internasional » Asia Viral Foto Satpam Usap Dompet Sambil Menangis, Kisahnya Bikin Netizen Haru Rabu, 14 Juni 2017 23:55 WIB TRIBUNNEWS.COM - Seorang penjaga keamanan kepergok duduk menyendiri sedang nangis sambil mengusap dompet. Awalnya dikira sedih karena tak punya uang. Tapi saat dihampiri, ternyata lelaki tersebut sedih karena hal ini. Foto yang diposting akun Igkelantan ini menjadi viral. Tak hanya mendapat love sebanyak 2.478, netizen bahkan sampai ikut terharu saat tahu penyebabnya. Ada dua foto yang diposting. Lelaki tersebut duduk menyendiri di balik pagar kawat. Dia masih mengenakan kemeja putih. Rompi kuning stabilo masih dikenakannya. Lelaki itu tampak duduk menunduk. Dia juga tampak memegang dompet. Menurut keterangan yang ditulis, lelaki tersebut juga mengusap dompet yang dipegang. Sementara di foto kedua, lelaki itu tak lagi memegang dompet. Kedua lengannya direntangkan ke arah tembok. Awalnya memang dikira lelaki ini sedih karena tak punya uang. Tapi ternyata bukan. Simak kisah selengkapnya di bawah ini : Dia terlihat menangis. Aku lihat dia membuka dompetnya. Lama sekali dompet itu dia perhatikan. Sambil sesekali jari-jarinya mengelus-elus dompet tersebut. Namun yang membuatku merasa kasihan, sesekali satpam itu mengusap air mata yang meleleh di pipinya. Aku pun menduga dia sedang mengalami masalah keuangan karena tidak bisa mengirim ke kampung halaman. Rupanya aku salah. Saat aku intip, ternyata dia sedang memandangi foto anaknya. Aku pun paham bahwa seorang ayah yang jauh dari keluarga sedang merindukan anaknya. Begitulah kasih seorang ayah. Bila dekat, terlihat tegas. Tapi bila berjauhan, hatinya penuh kelembutan. Yang ada hanya air mata dan kasih sayang. (TribunnewsBogor.com-Ardhi Sanjaya salaminspirasi

Home » Internasional » Asia Viral Foto Satpam Usap Dompet Sambil Menangis, Kisahnya Bikin Netizen Haru Rabu, 14 Juni 2017 23:55 WIB TRIBU...

Save
SWIPE GUYS >>>>> Dream - Berbagai media internasional menyorot pesan cinta pramugari AirAsia QZ 8501, Khairunnisa Haidar Fauzi. Foto-foto pesan cinta yang diunggah ke jejaring sosial tersebut mengundang haru para pengguna internet di dunia. Salah satu pesan itu berbunyi, “ I love you from 38000 ft.” Pesan ini ditulis di atas kertas coklat dan ditempatkan di jendela pesawat. Sayap pesawat dan langit biru menjadi latas foto pesan yang diunggah ke Instagram pada 17 Desember, atau dua pekan sebelum insiden 28 Desember 2014. Khairunnisa merupakan satu dari dua pramugari yang bertugas di pesawat dengan rute Surabaya - Singapura itu. Selain Khairunnisa, ada pula Wanti Setiawati. Dalam evakuasi Rabu yang lalu, ditemukan jasar perempuan berseragam pramugari AirAsia. Jasad itu diyakini sebagai Nisa. Perempuan berusia 22 tahun yang karib disapa Nisa itu juga mengunggah foto lain pada 17 Desember itu. Pesan itu ditulis di atas tanah. “ DIVO NISA.” Sebelumnya, pada 6 November 2014, nama itu juga diunggah oleh Nisa. Dia memperagakan rangkaian huruf menjadi nama " love divo" dengan tangan yang dimainkan di depan jendela pesawat. Pesan-pesan cinta ini menyedot perhatian media internasional. Daily Mail, The Independent, dan Sky News, merupakan beberapa di antara media asing yang menulis pesan cinta ini. Mereka menulis surat cinta ini begitu menyentuh hati. Menurut media-media itu, pesan ini ditujukan untuk Divo, kekasih Khairunnisa. Pengguna internet yang membaca berita tentang pesan ini menanggapinya beragam. Namun hampir semuanya terharu. Mereka mengucapkan turut berbela sungkawa dan mendoakan Nisa serta penumpang dan kru AirAsia yang nahas 28 Desember 2014 itu salaminspirasi Setiap orang yg dtg pasti akan pergi pada waktu nanti.: Pesan Cinta Pramugari AirAsia itu Bikin Haru Dunia Khairi Inn SWIPE GUYS >>>>> Dream - Berbagai media internasional menyorot pesan cinta pramugari AirAsia QZ 8501, Khairunnisa Haidar Fauzi. Foto-foto pesan cinta yang diunggah ke jejaring sosial tersebut mengundang haru para pengguna internet di dunia. Salah satu pesan itu berbunyi, “ I love you from 38000 ft.” Pesan ini ditulis di atas kertas coklat dan ditempatkan di jendela pesawat. Sayap pesawat dan langit biru menjadi latas foto pesan yang diunggah ke Instagram pada 17 Desember, atau dua pekan sebelum insiden 28 Desember 2014. Khairunnisa merupakan satu dari dua pramugari yang bertugas di pesawat dengan rute Surabaya - Singapura itu. Selain Khairunnisa, ada pula Wanti Setiawati. Dalam evakuasi Rabu yang lalu, ditemukan jasar perempuan berseragam pramugari AirAsia. Jasad itu diyakini sebagai Nisa. Perempuan berusia 22 tahun yang karib disapa Nisa itu juga mengunggah foto lain pada 17 Desember itu. Pesan itu ditulis di atas tanah. “ DIVO NISA.” Sebelumnya, pada 6 November 2014, nama itu juga diunggah oleh Nisa. Dia memperagakan rangkaian huruf menjadi nama " love divo" dengan tangan yang dimainkan di depan jendela pesawat. Pesan-pesan cinta ini menyedot perhatian media internasional. Daily Mail, The Independent, dan Sky News, merupakan beberapa di antara media asing yang menulis pesan cinta ini. Mereka menulis surat cinta ini begitu menyentuh hati. Menurut media-media itu, pesan ini ditujukan untuk Divo, kekasih Khairunnisa. Pengguna internet yang membaca berita tentang pesan ini menanggapinya beragam. Namun hampir semuanya terharu. Mereka mengucapkan turut berbela sungkawa dan mendoakan Nisa serta penumpang dan kru AirAsia yang nahas 28 Desember 2014 itu salaminspirasi Setiap orang yg dtg pasti akan pergi pada waktu nanti.

SWIPE GUYS >>>>> Dream - Berbagai media internasional menyorot pesan cinta pramugari AirAsia QZ 8501, Khairunnisa Haidar Fauzi. Foto-foto...

Save