Monged
Monged

Monged

tropa
 tropa

tropa

malaka
malaka

malaka

import
import

import

pero
pero

pero

kame
kame

kame

kames
kames

kames

memees
memees

memees

meming
meming

meming

PBA
PBA

PBA

🔥 | Latest

Memes, Canon, and Http: Cerita Misteri dari Bukit Hantu di Malaysia HUMANDoD Cerita misteri kali ini berasal dari sebuah tempat di Penang yaitu Penang War Museum yang akrab disebut penduduk sekitar dengan Bukit Hantu. Bukit tersebut menjadi kekejaman Jepang pada zaman dulu. Menurut National Geographic, bukit hantu termasuk dalam 10 lokasi paling berhantu di Asia. Pada tahun 1930 dibangun sebuah benteng yang dibangun oleh pasukan Inggris di Bukit Maung, Malaysia untuk bertahan dari serangan musuh. Lalu Jepang menyerang bukit tersebut dan berhasil mengambil alih. Tentara Jepang menggunakan bukit Maung sebagai markas dan tempat penyiksaan tahanan. Kini Bukit Maung berubah menjadi Penang War Museum atau Bukit Hantu. Kekejaman pasukan Jepang di masa lalu menjadikan benteng Bukit Hantu penuh cerita misteri dan nuansa gelap dan memunculkan cerita misteri sampai saat ini. Dahulu, pasukan Jepang menahan dan menyiksa para tahanan perang untuk menyelidiki informasi demi kelancaran penjajahan Jepang di Malaysia. Selain disiksa, tahanan bahkan sampai dipenggal di benteng itu. Penang War Museum didedikasikan bagi semua yang mati untuk melindungi negaranya. Sekarang, jika berjalan di Penang War Museum aka kon membangkitkan kembali imajinasi akan apa ko yang terjadi dahulu. Walaupun meriam aslinya sudah tidak ada, kamu dapat membayangkan bagaimana dahulu pasukan Inggris, Malaysia, dan Sikh, berjaga-jaga atas serangan musuh dari laut. Dari Canon Firing Bay, pemandangan Selat Malaka terlihat dengan jelas. Salah satu yang tidak boleh dilewatkan adalah bagian terowongan bawah tanah. Terowongan tersebut bahkan terhubung ke laut, berfungsi sebagai akses bawah tanah menuju kapal selam. Terowongan bawah tanah yang ada juga sangat sempit dan hanya dapat dilewati dengan merangkak dan siap-siap mendengar suara aneh. Sumber: http:-inikeramat.com
Memes, Canon, and Http: Cerita Misteri
 dari Bukit Hantu
 di Malaysia
HUMANDoD Cerita misteri kali ini berasal dari sebuah tempat di Penang yaitu Penang War Museum yang akrab disebut penduduk sekitar dengan Bukit Hantu. Bukit tersebut menjadi kekejaman Jepang pada zaman dulu. Menurut National Geographic, bukit hantu termasuk dalam 10 lokasi paling berhantu di Asia. Pada tahun 1930 dibangun sebuah benteng yang dibangun oleh pasukan Inggris di Bukit Maung, Malaysia untuk bertahan dari serangan musuh. Lalu Jepang menyerang bukit tersebut dan berhasil mengambil alih. Tentara Jepang menggunakan bukit Maung sebagai markas dan tempat penyiksaan tahanan. Kini Bukit Maung berubah menjadi Penang War Museum atau Bukit Hantu. Kekejaman pasukan Jepang di masa lalu menjadikan benteng Bukit Hantu penuh cerita misteri dan nuansa gelap dan memunculkan cerita misteri sampai saat ini. Dahulu, pasukan Jepang menahan dan menyiksa para tahanan perang untuk menyelidiki informasi demi kelancaran penjajahan Jepang di Malaysia. Selain disiksa, tahanan bahkan sampai dipenggal di benteng itu. Penang War Museum didedikasikan bagi semua yang mati untuk melindungi negaranya. Sekarang, jika berjalan di Penang War Museum aka kon membangkitkan kembali imajinasi akan apa ko yang terjadi dahulu. Walaupun meriam aslinya sudah tidak ada, kamu dapat membayangkan bagaimana dahulu pasukan Inggris, Malaysia, dan Sikh, berjaga-jaga atas serangan musuh dari laut. Dari Canon Firing Bay, pemandangan Selat Malaka terlihat dengan jelas. Salah satu yang tidak boleh dilewatkan adalah bagian terowongan bawah tanah. Terowongan tersebut bahkan terhubung ke laut, berfungsi sebagai akses bawah tanah menuju kapal selam. Terowongan bawah tanah yang ada juga sangat sempit dan hanya dapat dilewati dengan merangkak dan siap-siap mendengar suara aneh. Sumber: http:-inikeramat.com

HUMANDoD Cerita misteri kali ini berasal dari sebuah tempat di Penang yaitu Penang War Museum yang akrab disebut penduduk sekitar dengan Buk...

Ali, Memes, and Http: UARKSID OF DIMENSION Malamnya kesurupan CSO Rnya Dipanggil Tuhan HUMANDoD *Foto Ilustrasi. Fabianus hale Bere, 22 tahun, warga Dusun Webora, Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, NTT, ditemukan sudah tak bernyawa. Fabianus ditemukan meninggal dunai di kamar kos yang ditempatinya di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Kamis (6-4-2017) siang. Disebutkan, Fabianus yang sedang menempuh studi di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang jurusan FKIP Bahasa Inggris itu meninggal usai kesurupan. Diutarakan Gaudensiana Abuk Bere, kakak korban, Fabianus sekitar pukul 19.00 WITA, Rabu (5-4-2017), kesurupan. Fabianus sempat mengamuk dan membenturkan diri ke lantai kamar kos. “Saya bersama temannya menjaga Fabianus. Waktu itu dia mengatakan kalau dirinya akan meninggal pukul 03.00 WITA atau pukul 06.00 WITA,” terang Gaudensiana. Ketika Fabianus kesurupan dan berontak, ia bersama dengan rekan kos lainnya berusaha menjaga dan menenangkan Fabianus. “Kami sampai kelelahan dan ketiduran karena sepanjang malam dia terus berontak. Ketika kami bangun pukul 06.00 WITA, Fabianus sudah meninggal,” ujar dia. Sementara itu, dikatakan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Lalu Musti Ali, ketika Fabianus kesurupan, ia dijaga oleh beberapa temannya. Saat itu Fabianus dijaga oleh Stanislaus Klau Bria, Arif Kana Radja, Aderito Mendoca, Yulius Seran, dan kakaknya Gaudensiana Abuk Bere. “Akan kami bawa ke rumah sakit dulu guna proses visum,” kata AKP Lalu Musti Ali. Sumber: http:-www.rancahpost.co.id
Ali, Memes, and Http: UARKSID
 OF DIMENSION
 Malamnya kesurupan
 CSO Rnya
 Dipanggil Tuhan
HUMANDoD *Foto Ilustrasi. Fabianus hale Bere, 22 tahun, warga Dusun Webora, Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, NTT, ditemukan sudah tak bernyawa. Fabianus ditemukan meninggal dunai di kamar kos yang ditempatinya di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Kamis (6-4-2017) siang. Disebutkan, Fabianus yang sedang menempuh studi di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang jurusan FKIP Bahasa Inggris itu meninggal usai kesurupan. Diutarakan Gaudensiana Abuk Bere, kakak korban, Fabianus sekitar pukul 19.00 WITA, Rabu (5-4-2017), kesurupan. Fabianus sempat mengamuk dan membenturkan diri ke lantai kamar kos. “Saya bersama temannya menjaga Fabianus. Waktu itu dia mengatakan kalau dirinya akan meninggal pukul 03.00 WITA atau pukul 06.00 WITA,” terang Gaudensiana. Ketika Fabianus kesurupan dan berontak, ia bersama dengan rekan kos lainnya berusaha menjaga dan menenangkan Fabianus. “Kami sampai kelelahan dan ketiduran karena sepanjang malam dia terus berontak. Ketika kami bangun pukul 06.00 WITA, Fabianus sudah meninggal,” ujar dia. Sementara itu, dikatakan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Lalu Musti Ali, ketika Fabianus kesurupan, ia dijaga oleh beberapa temannya. Saat itu Fabianus dijaga oleh Stanislaus Klau Bria, Arif Kana Radja, Aderito Mendoca, Yulius Seran, dan kakaknya Gaudensiana Abuk Bere. “Akan kami bawa ke rumah sakit dulu guna proses visum,” kata AKP Lalu Musti Ali. Sumber: http:-www.rancahpost.co.id

HUMANDoD *Foto Ilustrasi. Fabianus hale Bere, 22 tahun, warga Dusun Webora, Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, NTT, dite...