πŸ”₯ Popular | Latest

Memes, Sang, and πŸ€–: Putra Pria Dibakar Hidup- hidup: Abi Mana, Kok Tidak Salat? Liputan6.com Fernando Purba Diterbitkan: 06/08/2017 14:21 Diperbarui: 06/08/2017 17:06 842 URL Keluarga korban dibakar hidup-hidup meminta kepolisian Alif Saputra, putra sulung M Alzahra alias Joya (35) masih sulit melupakan sosok ayahnya sepekan kepergian almarhum. Bocah berusia 4 tahun itu kerap menanyakan keberadaan sang ayah yang tewas dibakar hidup-hidup oleh warga. Bahkan, Alif terlihat belum pasrah. Ia kerap bolak balik mencari keberadaan ayahandanya yang meninggal akibat ulah massa setelah menuduhnya mencuri amplifier di Musala Al-Hidayah, Kampung Cabang Empat, RT 02-01, Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Menurut istri korban, Siti Jubaida (25), putranya itu sejatinya belum mengerti arti kematian. Alif hanya suka bertanya, mengapa ayah yang bekerja sebagai tukang reparasi sound system tersebut diamuk dan diperlakukan tak manusiawi. Pertanyaan itu dilontarkan saat Alif dan ibunya menyekar pusara Alzahra alias Joya. "Abi kok dibakar, emang ayam," kata Jubaida menirukan ucapan Alif. Tak pelak, Jubaida terlihat hendak tumbang. Secara perlahan, suara perempuan yang tengah mengandung 6 bulan itu lirih dan meneteskan air matanya. "Saya tak kuat, ia ngomong itu terus," ucap Jubaida. Perasaan Jubaida pun kian hancur. Apalagi saat langit menggelap dan azan magrib berkumandang. Di saat itu, sambung Jubaida, putranya kerap merindukan sosok sang ayah. "Abi enggak Aloh Akbal, Aloh Akbal (Allah Akbar, Allah Akbar)," ucap Jubaidah menirukan pertanyaan Alif yang cadel. Dia menambahkan, almarhum memang semasa hidup kerap membawa putranya mengaji dan salat bersama di Musala Baitur Rohman. Joya selalu menyempatkan waktu untuk beribadah dengan menggendong Alif, menuju tempat salat sederhana yang posisinya tak jauh dari kontrakan mereka. "Yang dia tahu kan, kalau sudah sore ayahnya sudah pulang ke rumah. Kalau sudah sore, dia nyariin terus. 'Abi mana, Abi mana. Abi kok gak olat (salat)'. Terus lari, bolak balik ke musala, nanyain orang-orang di situ. Kok abi enggak auloh akbar (Allahuakbar)," cerita Jubaida menahan air mata. Jubaida mengaku, tidaklah mudah menjawab pertanyaan tersebut. Ia kehilangan akal, dan hanya meminta agar para pelaku pengeroyokan yang menewaskan Joya diproses secara adil. "Berat mas. Kemarin dia nanya ke neneknya. Nenek, nenek, kok abi tidur, tidurnya di tanah. 😭😭😭😭😭😭😭

Alif Saputra, putra sulung M Alzahra alias Joya (35) masih sulit melupakan sosok ayahnya sepekan kepergian almarhum. Bocah berusia 4 tahun i...

Facebook, Memes, and Sang: Viral, Kisah Kebaikan Sopir Taksi "Online" Kembalikan Ponsel Penumpang Rabu, 2 Agustus 2017 11:54 WIB LINE YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Aksi menolong tanpa pamrih yang dilakukan oleh seorang driver online di Yogyakarta menuai pujian dari netizen. Pengemudi taksi online ini rela kembali lagi ke rumah penumpangnya yang berjarak sekitar 15 kilometer dari Kota Yogyakarta untuk mengembalikan ponsel penumpangnya yang ketinggalan di mobilnya. Ceritanya berawal saat pemilik akun Facebook Masy Hadi Urc menuliskan status di grup "Info Cegatan Jogja" tentang seorang pengemudi taksi online, Go-Car. Menurut dia, sang driver tersebut telah berbaik hati mengembalikan ponsel miliknya yang tertinggal di dalam mobil. Hadi menceritakan, saat itu dirinya sedang menggunakan jasa Go-Car untuk pulang ke rumahnya di Bantul. Dia tidak menyadari bahwa ponsel miliknya tertinggal di dalam mobil. Dia terkejut karena driver online tersebut kemudian kembali lagi menghampirinya untuk mengantarkan ponselnya tersebut. Padahal jarak rumahnya dengan lokasi si pengemudi saat itu sudah sekitar 15 km. Hadi memuji tindakan sang driver yang rela jauh-jauh kembali untuk mengantarkan ponsel miliknya dan tidak mau menerima uang balas jasa yang disebutnya uang profesional. Namun, menurut Hadi, sopir tersebut menolaknya dengan halus. "Uang profesional itu yang tadi pak, waktu bapak bayar ongkos Go-car. Saat saya mengantar hp ini bukan sebagai driver Go-car, tetapi sebagai seseorang yang bapak katakan tadi. Manusia akan mampu melakukan apa saja, asal bisa sambatan, gotong-royong, dan tulung tinulung. Dan yang saya tahu, perangkat ini sangat berharga untuk bapak dan kegiatan kemanusiaan bapak. Maaf saya sempat buka hp bapak untuk memastikan bahwa ini hp bapak dan bukan hp milik orang lain," tulis Hadi mengutip ucapan si sopir. salaminspirasi Indahnya sebuah kejujuran. 😊

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Aksi menolong tanpa pamrih yang dilakukan oleh seorang driver online di Yogyakarta menuai pujian dari netizen. Peng...

Memes, Sang, and Bank: DARK SIDE OFDIMENSION Dipaksa Ejakulasi oleh lbunya Pria Ini Baru Tahu Tujuannya Semua perintah dan nasehat seorang ibu pada anaknya bukanlah sekedar kata-kata biasa yang tak berarti. Semua hal itu memiliki makna, meskipun baru bisa kita sadari setelah kita beranjak dewasa. Hal seperti itulah yang dirasakan Jason Kotas, ketika ia mengingat-ingat apa yang diperintah ibunya ketika ia masih muda. Sam adalah karunia yang berharga bagi pasangan asal Denver, Colorado, bernama Jason dan Emily Kotas. Awalnya, salah satu anggota keluarga Kotas dinyatakan mandul, sehingga sulit bahkan tidak mungkin bagi mereka untuk memiliki anak. Jason awalnya dinyatakan tidak akan bisa memiliki keturunan, tapi berkat sang ibu, ia akhirnya memiliki Sam, anak kandungnya. Yang dilakukan ibu Jason dahulu kala adalah memaksa anaknya itu untuk mengejakulasikan spermanya ke dalam toples yang kemudian disimpan selama 22 tahun. Jason belum mengerti apa-apa, tapi sang ibu berkata bahwa ia suatu hari akan menyetujui keputusan dan alasan ibunya melakukan hal itu semua. Operasi dan perawatan berjalan sempurna bagi Jason hingga ia dinyatakan sembuh dari kankernya. 15 tahun setelahnya, Jason kembali ke rumah sakit dan menjadi manajer layanan darurat. Di situlah Jason akhirnya bertemu dengan wanita yang ia cintai, Emily. Jason dan Emily setelah itu berkencan, dan akhirnya menikah dan menginginkan memiliki anak. Sayang, Jason benar-benar dinyatakan mandul usai perawatan kanker yang pernah dijalaninya. Saat itulah ia ingat bahwa ibunya pernah "membekukan" spermanya 22 tahun lalu. Pasangan ini akhirnya mencoba program bayi tabung dengan menggunakan sperma Jason yang disimpan ibunya dalam bank sperma. Beruntung, prosedur berjalan lancar hingga akhirnya Emily hamil dan melahirkan anak mereka yang bernama Sam. Emily bahkan terkejut bagaimana hal ini bisa terjadi, "Mengagumkan jika menyadari bahwa Sam tercipta 22 tahun lalu." Berkat sang ibu, Jason dan Emily akhirnya bisa memiliki anak dari darah daging mereka sendiri. Mengingat apa yang telah dilakukan ibunya 22 tahun lalu, Jason bersyukur hingga menangis menyampaikan rasa terima kasihnya pada sang ibu. Sumber: http:-intisari.grid.id
Memes, Sang, and Thailand: VEMALE /RAGAM Anjing Setia Menunggu Pemiliknya di Depan Pintu Rumah Sakit Photo copyright Shanghaiist.com Dilansir dari Shanghaiist, seekor anjing mengikuti tim medis saat pemiliknya dibawa ke rumah sakit. Pemilik anjing ini tak sadarkan diri dan mendadak harus diopname dan operasi di rumah sakit. Namun menurut tim perawat yang mengurus pasien tersebut, anjing peliharannya menunggu dengan setia di dekat pintu. Tak peduli berapa kalipun ia digiring keluar, anjing ini akan kembali di depan pintu di mana pemiliknya berada. Bahkan ia sempat menyusup masuk dan menghampiri pemiliknya. Seperti seorang anak yang berusaha membangunkan ayahnya. Ia nampak khawatir dengan keadaan pemiliknya itu. Pemandangan itu kemudian dipotret oleh orang yang ada di rumah sakit dan diunggah ke dunia maya. Sekali lagi netizen dibuat terharu oleh anjing lucu dan setia ini. Menambah deretan kisah anjing yang loyal pada pemiliknya. Sebelumnya, ada juga kisah nyata anjing setia di Thailand yang dibuang oleh pemiliknya. Anjing itu dibuang di jalan raya Thailand. Namun bukannya pergi, anjing itu malah menunggu selama berbulan-bulan meski pemiliknya tak juga kembali. Semoga pemilik anjing ini segera sembuh dan bisa bermain kembali dengan 'sang anak'. Tampaknya anjing ini sudah menganggap pemiliknya seperti ayah sendiri hingga kelihatan menunggu dengan cemas di depan pintu salaminspirasi

Dilansir dari Shanghaiist, seekor anjing mengikuti tim medis saat pemiliknya dibawa ke rumah sakit. Pemilik anjing ini tak sadarkan diri dan...

Memes, Sang, and Home: detiknews d Home Berita Daerah Jawa Timur Inte Home / detikNews / Berita Jawa Tengah Rabu 26 Juli 2017, 15:38 WIB Siswi SMP di Brebes ini Sekolah Berseragam SD dan Sandal Jepit Imam Suripto detikNews detikcom detikcom Siti Rohanivah., siswi miskin dari Brebes. (Foto: Imam Brebes - Program bantuan Pemerintah bagi siswa tidak mampu ternyata belum menjangkau ke semua warga miskin. Di Kabupaten Brebes, Jateng, seorang pelajar SMP terpaksa mengenakan seragam SD dan sandal jepit karena tidak mampu seragam dan sepatu. Itupun dipakai bergiliran dengan adiknya yang masih sekolah SD. Namanya Siti Rohaniyah (12 tahun), pelajar SMP Maarif Luwung Ragi, Kecamatan Bulakamba, Brebes. Sejak masuk sekolah di SMP itu, Siti mengenakan baju putih yang mulai lusuh dan bawahan merah hati, seragam saat dia masih duduk di bangku SD. Tak cuma itu, dia juga tak memiliki sepatu. Dia harus bergantian dengan adiknya untuk memakai sepasang sepatu. Jika saat sepatu giliran dipakai adiknya maka dia harus ke sekolah mengenakan sandal jepit. Impiannya mengenakan seragam baru saat tahun ajaran baru harus dikubur dalam-dalam karena kondisi ekonomi keluarga. Meski sedikit minder, namun Siti Rohaniyah tetap berangkat sekolah dan berusaha membaur dengan teman-temannya. Meski serba kekurangan, anak ketiga pasangan Suharto dan Royati ini tetap merasa senang karena bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Menurutnya, impiannya melanjutkan sekolah bisa tercapai berkat jasa baik SMP Maarif yang akan menggratiskan biaya sekolah. "Tadinya saya dan keluarga sudah pasrah karena tidak ada biaya buat sekolah, terus saya sangat ingin sekolah lagi ke SMP. Alhamdulilah kesampaian bisa sekolah lagi," aku Siti Rohaniyah saat ditemui di sekolahnya, Rabu (26-7-2017). Dengan kondisi itu, Siti bisa mengikuti pelajaran. Namun dia belum bisa mengikuti kegiatan olahraga, karena tidak memiliki kaos seragam olahraga. Saat pelajaran olahraga berlangsung, gadis kecil ini hanya duduk sambil memperhatikan teman-temannya di lapangan. Suharto, sang ayah, tak kalah sedihnya. Meskipun senang anaknya digratiskan dari biaya sehingga bisa sekolah, namun sebagai orang tua dia tetap juga memikirkan tentang seragam sekolah anaknya. (Bersambung dikolom koment)

Brebes - Program bantuan Pemerintah bagi siswa tidak mampu ternyata belum menjangkau ke semua warga miskin. Di Kabupaten Brebes, Jateng, seo...

Memes, Sang, and Thailand: Dua Bocah Ini 5 Jam Kayuh Sepeda Demi Menjenguk Ayahnya di Penjara Brilio.net Diterbitkan: 23/07/2017 20:01 URL 1% Minggu lalu, dua kakak beradik dari kawasan pedalaman Sisaket, Thailand mengayuh sepeda selama hampir lima jam demi menjenguk ayahnya di penjara. Namun setelah sampai di lokasi tujuan, mereka tak diperbolehkan masuk karena bukan jadwalnya untuk membesuk tahanan. Bagaimanapun, kisah kegigihan kakak beradik yang telah mengayuh sepeda sejauh 50 kilometer tersebut telah meluluhkan hati netizen media sosial. Menurut pengawal keselamatan di penjara daerah Kantharalak, Api Manthong, bocah laki-laki itu dipercaya berusia di bawah 10 tahun. "Mereka meninggalkan rumah pada pukul 7.30 pagi dan tiba di penjara pada pukul 12.10 siang hari. Nasib malang menimpa mereka karena di tengah perjalanan ponsel mereka jatuh dan pecah. Saya merasa kasihan karena mereka menjenguk bukan di hari yang tepat," kata salah seorang petugas penjara. Saat ditanya mengapa mereka tidak pergi ditemani sang ibu, bocah laki-laki itu menjawab jika ibu mereka berada di Bangkok dan mereka berdua tinggal bersama nenek. Kedua bocah itu juga mengaku jika mereka memiliki seorang kakak laki-laki tapi mempunyai masalah mental. Meski tak diperbolehkan masuk, kedua bocah laki-laki itu mendapatkan kabar gembira. Pasalnya, salah seorang petugas mengatakan jika ayah mereka akan dibebaskan. "Saya sangat tersentuh dengan kasih sayang yang mereka tunjukkan. Mereka meluangkan waktu pada hari Minggu dan pergi menjenguk sang ayah di penjara. Saya hampir menangis," kata Apichai, seorang netizen yang mengunggah kisah mereka di media sosial. Lebih lanjut Apichai menceritakan jika ia memberi kedua bocah itu uang Rp 39.000 untuk membeli makan dan minum. Kisah kedua bocah laki-laki itu tak hanya membuat netizen terharu tapi banyak juga yang memuji aksi Apichai yang telah membantu mereka. "Betapa jauh jaraknya namun kasih sayang mereka yang ditunjukkan kepada sang ayah membuat jarak itu jadi dekat. Saya berharap mereka berdua nanti menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat," tulis seorang netizen seperti dikutip brilio.net dari coconuts.co, Minggu (23-7).

Minggu lalu, dua kakak beradik dari kawasan pedalaman Sisaket, Thailand mengayuh sepeda selama hampir lima jam demi menjenguk ayahnya di pen...

Memes, Sang, and πŸ€–: Cinta tak pandang fisik, gadis cantik ini nikahi pria berwajah biasa. Walaupun banyak yang mengolok-olok suaminya, wanita ini tetap setia. Zaman sekarang masih banyak orang yang bilang bahwa cinta datang karena memandang fisik. Kalau tidak, ya mungkin melihat harta pasangan. Namun tak sedikit yang berani menunjukkan bahwa cinta yang tulus bukanlah tergantung dari seberapa cantik atau seberapa tampan wajah pasangan.Kisah cinta pasangan berikut ini bisa menjadi bukti, bahwa cinta tak melulu perkara fisik bahkan memandang rupa seseorang. Sang gadis yang diketahui bernama Dengs San Pedro tak malu memiliki suami yang menurut pendapat orang lain tidak tampan dan berkulit gelap. Bukan tanpa alasan, ia ingin menghentikan streotip banyak orang mengenai pasangan yang sempurna. Diakui San Pedro, meski suaminya berwajah biasa-biasa saja tapi ia mencintainya apa adanya. Ia tak peduli dengan apa yang orang lain katakan, karena baginya, suaminya adalah pria yang paling tampan.San Pedro tetap bangga mengunggah foto dirinya bersama suaminya di media sosial. Beberapa foto menunjukkan momen kebersamaan mereka. San Pedro juga tak segan memeluk dan bermesraan dengan suaminya.Namun rupanya netizen banyak yang mengolok-olok suaminya karena merasa tidak 'cocok' dengan penampilan San Pedro. Netizen juga mengatakan bahwa kecantikan San Pedro tidak boleh dipasangkan dengan sang suami dan mereka seharusnya tidak bersama.Tapi meski banyak netizen yang merasa tak senang, San Pedro tampak begitu bahagia dengan hubungannya saat ini. Bagi San Pedro, dirinya adalah orang beruntung dalam hubungannya. Repost @infolengkap.id jarintojahat πŸ˜…

Zaman sekarang masih banyak orang yang bilang bahwa cinta datang karena memandang fisik. Kalau tidak, ya mungkin melihat harta pasangan. Nam...

Memes, China, and Sang: OF DIMENSION Turis china Pingsan UsaiPecahkan Gelang Giok Rp 589 Juta Bagaimana perasaan Anda ketika tak sengaja menjatuhkan barang pecah belah di suatu toko? Bisa jadi reaksinya biasa saja atau bahkan sebaliknya. Jika hanya sekadar piring, gelas, dan mangkuk makan mungkin Anda tak akan terlalu khawatir. Sebab, harganya yang terbilang murah dan sangat mudah untuk diganti. Namun, tak demikian dengan seorang turis wanita asal China ini. Bak tertimpa nasib buruk, ia tak sengaja menjatuhkan sebuah benda pecah belah berharga fantastis saat tengah mengunjungi sebuah toko. Bukan sekadar gelas atau piring berharga puluhan ribu rupiah yang ia pecahkan, melainkan sebuah gelang giok antik bernilai ratusan juta rupiah. Insiden tersebut terjadi di kota Ruili, China, tepatnya di sebuah pusat perdagangan batu giok. Mulanya, wanita yang tak disebutkan namanya itu penasaran ingin mencoba sebuah gelang giok. Tak sempat terpasang di pergelangan tangannya, benda antik itu malah tergelincir jatuh dan pecah. Saat mendarat di lantai, seketika benda itu terbelah dua dan sama sekali tak indah seperti semula. Mendengar hal tersebut, sang pemilik toko segera menemui wanita tersebut dan mengatakan bahwa benda antik yang ia jatuhkan berharga mahal. Gelang giok tersebut berharga 300.000 yuan atau sekitar Rp 589 juta. Seperti peribahasa "sudah jatuh tertimpa tangga", wanita yang tak sengaja memecahkan gelang itu lalu diminta mengganti kerusakannya. Ia pun pusing bukan kepalang, mengetahui benda kecil itu berharga ratusan juta rupiah. Wanita tersebut segera menelepon teman dekatnya. Sambil menanti kedatangan bantuan, tanda-tanda kepanikan mulai muncul. Wajahnya berkeringat dan bibirnya seketika pucat. Tak disangka-sangka, wanita itu pingsan dan terbaring di atas lantai. Sontak beberapa orang yang berada di sekitarnya segera membawanya ke rumah sakit. Lin Wei, sang pemilik toko, mengatakan, wanita itu pingsan karena panik. Namun, kondisinya segera membaik ketika mendapatkan perawatan. Beruntung insiden tersebut tak dilaporkan ke pihak polisi oleh Lin Wei. Ia bersedia untuk bernegosiasi dengan wanita tersebut untuk menentukan kompensasi yang harus dibayarkan. Sumber: Liputan6

Bagaimana perasaan Anda ketika tak sengaja menjatuhkan barang pecah belah di suatu toko? Bisa jadi reaksinya biasa saja atau bahkan sebalikn...

Memes, China, and Sang: Demi sang Cucu, Kakek Ini Rela Jalan Kaki Sejauh 60 Km dan Bawakan Telur! Kisahnya Bikin Nangis Tribun Travel Sri Juliati Diterbitkan: 21/07/2017 15:30 O 17 URL Kakek rela jalan 60 Km demi temui sang cucu. Laporan Wartawan TribunTravel.com, Sri Juliati TRIBUNTRAVEL.COM - Sudah jadi rahasia umum, cucu adalah kebanggaan kakek dan nenek. Tak heran, bila mereka mau melakukan dan memberikan apa saja demi kebahagiaan sang cucu. Termasuk kisah kakek asal China ini yang bikin banyak netizen tersentuh. Dilansir TribunTravel.com dari Shanghaiist.com, kakek yang tak diketahui namanya itu terlihat berjalan di jalan tol di dekat Kota Zunyi, Provinsi Guizhou, Senin (17-7-2017). Polisi pun memberhentikan langkah pria berusia 80-an tahun tersebut. Ia pun berkata pada petugas, dia tengah dalam perjalanan menemui sang cucu sembari membawa puluhan telur. Khawatir dengan kondisi cucunya yang bekerja keras dan tidak bisa makan dengan baik, sang kakek mulai perjalanannya sekitar pukul 07.00, Senin (17-7-2017) pagi. Ia berjalan sejauh 60 kilometer selama 12 jam sebelum dihentikan oleh polisi yang kemudian mengantarnya menemui sang cucu. Kakek itu mengatakan, memilih tidak naik bus demi menghemat uang. Namun, ia mengakui, selama perjalanannya beberapa telur yang dibawanya telah rusak. Ketika polisi muncul untuk mengawal kakeknya, cucunya pun tercengang. (shanghaiist.com) Ia tidak tahu, sang kakek akan mengunjunginya, apalagi dengan membawa telur. Dia mengatakan, akan membawa kakeknya untuk makan enak saat berada di kota. Perjalanan tanpa pamrih yang dilakukan sang kakek ini menggetarkan hati banyak netizen China. Banyak yang meminta agar membagikan kisah tentang kakek-nenek yang penuh kasih. Meski tak sedikit yang prihatin dengan keputusan sang kakek yang berjalan di jalan tol yang sibuk salaminspirasi

Kakek rela jalan 60 Km demi temui sang cucu. Laporan Wartawan TribunTravel.com, Sri Juliati TRIBUNTRAVEL.COM - Sudah jadi rahasia umum, cucu...

Facebook, Memes, and Sang: Demi Tugas Sekolah, Bocah Ini Rela Kerja Jadi Petugas Kebersihan Suara.com Arsito Hidayatullah Diterbitkan : 21/07/2017 15:43 URL Kervy James Villarejo sang bocah SD saat wawancara kerja. [Akun Facebook Chriszel Singo Suara.com - Beruntunglah Anda yang masa kecilnya tak harus bersusah payah mencari uang untuk membantu perekonomian keluarga. Kenyataannya, tidak sedikit anak yang harus turut bekerja sembari bersekolah, demi menambahi biaya keperluan sekolah mereka. Contohnya adalah murid sekolah dasar bernama Kervy James Villarejo ini. Siswa kelas 5 Jose Catolico Sr di General Santos City, Filipina, ini rela menjadi petugas kebersihan demi membiayai proyek tugas sekolahnya. Seperti antara lain dilansir laman Viral4real, Kervy diketahui melamar kerja di kantor Charter Ping An Insurance Corporation. Awalnya, Kervy bertanya kepada pihak kantor itu apakah mereka membutuhkan bantuan untuk bersih-bersih. Dia pun menjelaskan bahwa kepada pegawai di sana bahwa dia berniat mengumpulkan uang untuk proyek tugas sekolah. Alhasil, para pekerja kantor pun merasa kagum dengan keberanian dan tekadnya, serta lantas mengizinkannya bekerja di kantor tersebut. Tidak dijelaskan apakah dia akan bekerja secara legal sesuai peraturan tenaga kerja, tapi yang jelas mereka sempat melakukan "wawancara kerja" dengan Kervy sebelum mengizinkannya bekerja. Video Kervy saat melamar kerja di tempat itu lalu diunggah ke Facebook oleh Chriszel Singo Vicente yang adalah juga salah satu pegawai di kantor tersebut. Terlihat dalam video itu, Kervy sedang menandatangani sebuah surat dengan ditemani dua pegawai kantor tersebut. Video unggahan Chriszel ini kemudian menjadi viral, dengan telah disaksikan ulang setidaknya 2,1 juta salaminspirasi

Suara.com - Beruntunglah Anda yang masa kecilnya tak harus bersusah payah mencari uang untuk membantu perekonomian keluarga. Kenyataannya, t...